Damkar Lamongan Evakuasi Sapi Terjebak Lumpur Empang
- 20 Agt 2026 18:56 WIB
- Tuban
RRI.CO.ID, Lamongan - Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Lamongan kembali melakukan aksi penyelamatan terhadap hewan yang terjebak. Kali ini, seekor sapi milik warga Desa Mangkujajar, Kecamatan Kembangbahu, berhasil dievakuasi setelah terjebak di empang berlumpur.
Sapi milik Muhammad Iqbal Muhibullah (26) tersebut terjebak di empang yang berada di Dusun Sambijajar, RT 03/RW 04, Desa Mangkujajar. Sebelumnya, sapi digembala di halaman belakang rumah, namun kemudian terperosok ke dalam empang dengan kondisi lumpur cukup dalam. Pemilik yang khawatir sapi semakin lama terjebak dan kondisinya membahayakan, kemudian menghubungi petugas Damkar Lamongan untuk meminta bantuan evakuasi.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Lamongan, Rayin, mengatakan laporan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan mengerahkan petugas ke lokasi. “Setelah menerima laporan, petugas langsung menuju lokasi untuk membantu mengevakuasi sapi yang terjebak di dalam empang. Kondisinya cukup menyulitkan karena sapi terjebak di lumpur yang dalam,” katanya, Kamis 20 Agustus 2026.
Setibanya di lokasi, petugas melakukan evakuasi secara manual menggunakan tali. Tali dikaitkan pada tubuh sapi yang berada di area berlumpur, kemudian sejumlah petugas menariknya dari bagian atas tebing empang.
Penarikan dilakukan secara perlahan dan bertahap. Petugas lainnya berada di dekat sapi untuk membantu mengarahkan posisi tubuh hewan tersebut sekaligus memastikan proses evakuasi berlangsung aman. “Penarikan dilakukan bersama-sama secara bertahap. Ada petugas yang menarik dari atas dan ada yang membantu dari dekat posisi sapi supaya evakuasinya bisa dilakukan dengan aman,” jelasnya.
Medan yang licin dan berlumpur membuat proses evakuasi harus dilakukan dengan hati-hati. Setelah beberapa kali dilakukan penarikan, sapi akhirnya berhasil keluar dari bagian empang yang berlumpur dan dipindahkan ke lokasi yang lebih aman. Proses evakuasi berlangsung sekitar 15 menit dan berjalan lancar serta terkendali.
Rayin mengimbau masyarakat agar segera menghubungi petugas apabila menemukan hewan yang terjebak di lokasi berbahaya dan sulit dievakuasi secara mandiri. “Kalau kondisi hewan sudah terjebak dan sulit dievakuasi, sebaiknya segera meminta bantuan petugas. Jangan sampai karena terlalu lama terjebak justru membahayakan kondisi hewan maupun warga yang berusaha menolong,” tuturnya.
Aksi tersebut menjadi salah satu bentuk respons Damkar Lamongan dalam membantu masyarakat, termasuk penanganan dan penyelamatan hewan yang mengalami kondisi darurat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....