Ledakan Pabrik SPS Lamongan, 7 Orang Jadi Korban

  • 17 Sep 2026 13:07 WIB
  •  Tuban

RRI.CO.ID, Lamongan - Ledakan disusul kebakaran hebat terjadi di fasilitas produksi PT Superior Prima Sukses (SPS), Desa Warukulon, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan, Kamis dini hari 17 September 2026. Insiden di ruang pengendapan pabrik tersebut menewaskan satu orang dan menyebabkan enam pekerja lainnya mengalami luka bakar serius.

Peristiwa kecelakaan kerja itu terjadi sekitar pukul 00.30 WIB. Ledakan yang terjadi di area ruang pengendapan kemudian memicu kobaran api hingga membakar bangunan berukuran sekitar 20 x 25 meter persegi.

Kepala Bidang Damkar Satpol PP Kabupaten Lamongan, Rayin, mengatakan laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 00.40 WIB melalui Mako Induk Lamongan. Laporan tersebut kemudian diteruskan ke Pos Damkar Korwil Babat untuk segera dilakukan penanganan.

“Laporan masuk sekitar pukul 00.40 WIB melalui Mako Induk Lamongan dan langsung diteruskan ke Pos Damkar Korwil Babat. Petugas bergerak cepat meluncur ke TKK dengan jarak tempuh sekitar 15 kilometer,” ujarnya.

Sebanyak satu unit armada pemadam tembak dengan tujuh personel dikerahkan ke lokasi. Petugas tiba sekitar pukul 01.00 WIB dan langsung melakukan pemadaman serta pembasahan secara masif untuk mencegah api meluas ke bangunan lain.

“Api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 01.30 WIB. Berkat kesiapsiagaan anggota di lapangan, obyek vital seperti gedung operasional dan gedung produksi berhasil diselamatkan dari kobaran api,” katanya.

Meski api berhasil dikendalikan dalam waktu sekitar 30 menit setelah petugas tiba, kebakaran mengakibatkan kerusakan pada ruang pengendapan. Kerugian material akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp1 miliar.

Sementara itu, seluruh korban dievakuasi ke Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan (RSML). Dari tujuh korban, satu orang dinyatakan meninggal dunia di lokasi, sedangkan enam korban lainnya mengalami luka bakar dan menjalani penanganan medis di rumah sakit.

Kasatreskrim Polres Lamongan AKP Adimas Firmansyah mengatakan, polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti ledakan yang berujung kebakaran tersebut. Olah tempat kejadian perkara (TKP) telah dilakukan pada Kamis pagi sebagai bagian dari proses penyelidikan.

“Kami masih melakukan pendalaman. Tadi pagi kami sudah melaksanakan olah TKP untuk mengetahui secara pasti penyebab kejadian,” katanya.

Polisi juga telah berkoordinasi dengan Bidlabfor Polda Jawa Timur untuk membantu proses penyelidikan. Menurut Adimas, penyebab pasti ledakan nantinya akan ditentukan berdasarkan pemeriksaan dan keterangan ahli.

“Kepastiannya nanti akan ada ahli yang menyatakan. Kami juga sudah koordinasi dengan Bidlabfor Polda Jatim,” ujarnya.

Adimas menambahkan, polisi masih melakukan pendataan terhadap identitas para korban dan pemeriksaan sejumlah pihak yang berkaitan dengan kejadian. Dari informasi awal, terdapat korban yang diketahui memiliki KTP Surabaya.

Hingga kini, penyebab utama ledakan maupun rangkaian peristiwa yang memicu kebakaran masih dalam penyelidikan kepolisian. Sementara petugas memastikan kondisi lokasi telah aman setelah api berhasil dipadamkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....