Kunjungi Lamongan, Wabup Lombok Tengah Pelajari Pengembangan Pariwisata
- 12 Agt 2026 22:44 WIB
- Tuban
RRI.CO.ID, Lamongan - Beragam potensi wisata Kabupaten Lamongan menjadi suguhan dalam kunjungan Wakil Bupati Lombok Tengah, Nursiah, ke Kabupaten Lamongan, Rabu 12 Agustus 2026. Kunjungan tersebut berlangsung di Ruang Kerja Pendopo Lokatantra dan diterima langsung Bupati Lamongan Yuhronur Efendi.
Dalam pertemuan itu, Bupati yang akrab disapa Pak Yes memperkenalkan sejumlah potensi wisata yang dimiliki Lamongan. Mulai dari wisata religi, bahari, budaya, wisata berbasis alam, hingga destinasi yang tumbuh dari kreativitas dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Menurut Pak Yes, kekayaan potensi tersebut menjadi modal penting bagi Lamongan untuk terus mengembangkan sektor pariwisata. Pariwisata tidak hanya diarahkan untuk menghadirkan tempat yang menarik bagi wisatawan, tetapi juga mampu membuka peluang ekonomi bagi masyarakat di sekitar destinasi.
“Lamongan memiliki banyak potensi wisata yang terus kita kembangkan. Tidak hanya sebagai destinasi kunjungan, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi masyarakat,” tuturnya.
Ia menjelaskan, pengembangan pariwisata membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Pemerintah daerah, masyarakat, pelaku usaha, hingga komunitas memiliki peran untuk menciptakan destinasi yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memberikan pengalaman bagi pengunjung.
Bagi Lamongan, potensi wisata juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ekonomi lokal. Kehadiran wisatawan diharapkan memberi efek berantai terhadap pelaku UMKM, usaha kuliner, kerajinan, jasa transportasi, hingga berbagai aktivitas ekonomi masyarakat lainnya.
Kunjungan Wakil Bupati Lombok Tengah tersebut pun menjadi momentum untuk saling bertukar pengalaman dalam mengelola potensi daerah. Kedua daerah memiliki karakter dan kekayaan lokal yang dapat menjadi bahan pembelajaran bersama, khususnya dalam mengembangkan pariwisata berbasis potensi masyarakat.
Pak Yes berharap hubungan antardaerah yang terjalin melalui kunjungan tersebut dapat berkembang menjadi kolaborasi yang lebih luas. Pertukaran praktik baik dinilai penting agar masing-masing daerah dapat menemukan pendekatan yang sesuai untuk mengoptimalkan potensi yang dimiliki.
“Kolaborasi dan pertukaran pengalaman antardaerah ini penting untuk terus dilakukan, sehingga potensi yang ada bisa berkembang dan memberikan manfaat yang semakin besar bagi masyarakat,” katanya.
Pertemuan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pengembangan pariwisata tidak harus berjalan sendiri-sendiri. Dengan saling berbagi pengalaman dan membangun jejaring antardaerah, potensi wisata dapat semakin dikenal, sementara masyarakat menjadi bagian penting dari pertumbuhan ekonomi yang lahir dari sektor pariwisata.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....