PMI Asal Lamongan Korban Kecelakaan Kerja Dipulangkan dari Malaysia

  • 25 Jul 2026 21:48 WIB
  •  Tuban

RRI.CO.ID, Lamongan - Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Lamongan, Muji Santoso (50), dipulangkan ke kampung halamannya di Desa Mayong, Kecamatan Karangbinangun, setelah meninggal dunia akibat kecelakaan kerja di Malaysia. Proses pemulangan jenazah difasilitasi oleh Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Lamongan bersama Yayasan Berkas Bersinar.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Lamongan, Mohammad Zamroni, membenarkan adanya PMI asal Lamongan yang meninggal dunia saat bekerja di Malaysia. Menurut Zamroni, jenazah tiba di Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, menggunakan pesawat Malaysia Airlines MH871 pada Jumat 24 Juli 2026 sekitar pukul 09.10 WIB.

"Setelah proses administrasi dan pengeluaran jenazah di kargo Bandara Juanda selesai sekitar pukul 11.30 WIB, jenazah langsung diberangkatkan menggunakan ambulans menuju rumah duka di Desa Mayong, Kecamatan Karangbinangun," ujarnya, Sabtu 25 Juli 2026.

Jenazah tiba di rumah duka sekitar pukul 14.00 WIB dan diserahkan kepada keluarga. Penyerahan dilakukan oleh Disnaker Lamongan kepada putri almarhum, Fitrotin Nisa, disaksikan keluarga, warga, serta perwakilan Yayasan Berkas Bersinar.

Berdasarkan data Disnaker Lamongan, Muji Santoso meninggal dunia pada 11 Juli 2026. Penyebab kematian tercatat akibat blunt force trauma to the pelvis atau cedera benturan berat pada bagian panggul yang dialami dalam kecelakaan kerja.

Proses pemulangan jenazah juga mendapat pendampingan dari IPDA Purnomo yang membantu koordinasi sejak keluarga mengajukan permohonan bantuan. Ia mengatakan berbagai pihak berupaya mempercepat proses administrasi agar jenazah dapat segera dipulangkan ke Indonesia. "Tugas kita semua untuk saling membantu sesama, apalagi ini menyangkut warga kita yang sedang tertimpa musibah di luar negeri," kata Purnomo.

Ia menjelaskan, keluarga sebelumnya sempat mengalami ketidakpastian terkait proses pemulangan jenazah dari Malaysia. Kepastian diperoleh setelah dilakukan koordinasi dengan sejumlah pihak di Indonesia maupun Malaysia. "Berawal dari permohonan bantuan dari keluarga dan kerabat untuk meminta bantuan pengawalan serta penjemputan kargo jenazah di Bandara Internasional Juanda," tuturnya.

Sementara itu, putri almarhum, Fitrotin Nisa, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu proses pemulangan jenazah ayahnya. Ia mengucapkan terima kasih kepada Disnaker Lamongan, Yayasan Berkas Bersinar, serta seluruh pihak yang telah mendampingi keluarga sejak proses pengurusan di Malaysia hingga jenazah tiba di kampung halaman.

Setelah tiba di Desa Mayong, jenazah Muji Santoso dimakamkan di tempat pemakaman umum setempat dengan dihadiri keluarga, kerabat, dan warga yang memberikan penghormatan terakhir. Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya perlindungan dan pendampingan bagi pekerja migran Indonesia, termasuk saat menghadapi musibah di luar negeri, agar hak-hak mereka dan keluarganya tetap terpenuhi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....