Tuban Alami Fenomena Bediding, Suhu Lebih Dingin dari Biasanya
- 02 Jul 2026 13:29 WIB
- Tuban
RRI.CO.ID, Tuban - Masyarakat di Kabupaten Tuban belakangan ini mungkin merasakan suhu udara yang lebih dingin dari biasanya, terutama pada malam hingga pagi hari. Fenomena alam yang sering disebut sebagai "bediding" ini memang biasa terjadi seiring dengan datangnya musim kemarau.
Meskipun terjadi saat musim kemarau, suhu yang terasa lebih dingin ini memiliki penjelasan ilmiah. Prakirawan cuaca BMKG Tuban, Atintri mengatakan, bahwa fenomena bediding umumnya terjadi pada periode musim kemarau, yaitu antara bulan Juni hingga September.
Fenomena tersebut dikarenakan wilayah Indonesia bagian selatan dipengaruhi oleh angin timuran yang berasal dari Australia. Angin ini membawa massa udara yang bersifat lebih kering.
Selain faktor angin, kondisi langit yang cenderung cerah selama musim kemarau juga menjadi pemicu utama. Minimnya tutupan awan menyebabkan panas matahari yang diserap oleh permukaan bumi sepanjang hari akan terlepas kembali ke atmosfer secara maksimal pada malam hari.
Akibatnya, pelepasan energi panas yang cepat ini membuat suhu permukaan bumi menurun drastis saat malam hingga pagi hari. "Langit cerah di musim kemarau ini menyebabkan panas yang tersimpan dipermukaan bumi saat siang hari mudah terlepas di atmostfer pada malam hari. Sehingga suhu bisa turun lebih cepat," ujarnya, Kamis 2 Juli 2026.
Secara umum, masyarakat dapat merasakan dampak bediding melalui udara yang dingin di pagi hari. Namun, perlu dicatat bahwa sensasi dingin akibat bediding ini berbeda dengan suhu dingin di wilayah pegunungan yang berada di dataran tinggi.
Meski terasa lebih dingin dari hari biasanya, suhu akibat bediding umumnya tidak seekstrem suhu di daerah pegunungan. "Fenomena ini merupakan proses alami yang wajar terjadi sebagai bagian dari siklus cuaca tahunan di Indonesia. Masyarakat kami imbau untuk tetap menjaga kondisi kesehatan tubuh agar bisa beradaptasi dengan perubahan suhu tersebut," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....