Cuaca Ekstrem Hambat Nelayan, HNSI Lamongan Harapkan Bantuan Pemecah Gelombang

  • 28 Jun 2026 13:29 WIB
  •  Tuban

RRI.CO.ID, Lamongan - Kondisi cuaca ekstrem yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir berdampak besar terhadap aktivitas nelayan di wilayah perairan Kabupaten Lamongan. Gelombang tinggi, angin kencang, dan hujan deras membuat banyak nelayan memilih tidak melaut demi keselamatan, sehingga pendapatan mereka ikut menurun.

Sekretaris DPC HNSI Lamongan, Makmud Murod, mengatakan dalam sekitar dua bulan terakhir cuaca di perairan utara Jawa, khususnya Lamongan, sangat tidak menentu. Dalam satu pekan, kondisi laut yang tidak bersahabat bisa terjadi hingga tiga kali. "Kadang hujan deras, angin kencang, bahkan gelombang mencapai sekitar 1,5 meter. Kondisi seperti ini membuat nelayan takut melaut karena risikonya sangat tinggi," ujarnya, Minggu 28 Juni 2026.

Menurut Makmud, cuaca ekstrem secara langsung memengaruhi perekonomian keluarga nelayan. Jika dalam kondisi normal mereka bisa melaut hampir setiap hari, kini aktivitas melaut hanya dapat dilakukan dua hingga tiga hari dalam sepekan. Akibatnya, hasil tangkapan ikan menurun drastis karena waktu melaut menjadi terbatas. Kondisi tersebut membuat penghasilan nelayan semakin tidak menentu dan berdampak pada kebutuhan hidup keluarga.

Selain faktor cuaca, Makmud juga menyoroti pentingnya pembangunan breakwater atau pemecah gelombang di kawasan pesisir serta perbaikan fasilitas tempat sandar kapal nelayan. Menurutnya, infrastruktur tersebut dapat memberikan perlindungan yang lebih baik bagi kapal saat keluar maupun masuk pelabuhan.

"Kami berharap ada pembangunan penangkis gelombang dan perbaikan fasilitas pelabuhan. Dengan begitu, ketika cuaca tidak terlalu ekstrem, nelayan masih memiliki kesempatan untuk memanfaatkan waktu melaut dengan lebih aman," katanya.

HNSI Lamongan berharap perhatian dari pemerintah terhadap pembangunan infrastruktur pesisir dapat membantu meminimalkan dampak cuaca ekstrem yang kerap melanda. Selain meningkatkan keselamatan pelayaran nelayan, keberadaan fasilitas tersebut juga diharapkan mampu menjaga keberlangsungan ekonomi masyarakat pesisir yang sangat bergantung pada hasil laut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....