Lamongan Siapkan Ribuan Personel Amankan Malam Suro, Tindak Pelanggar Ketertiban
- 18 Jun 2026 20:22 WIB
- Tuban
RRI.CO.ID, Lamongan - Pemerintah Kabupaten Lamongan menyiagakan sebanyak 2.057 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, BPBD, tenaga kesehatan, serta unsur pengamanan lainnya untuk mengawal rangkaian kegiatan Bulan Suro 1448 Hijriah.
Salah satu agenda yang menjadi fokus pengamanan adalah Pengesahan Warga Baru (PSHT Cabang Lamongan Tahun 2026. Kesiapan pengamanan tersebut ditegaskan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat memimpin Apel Pengamanan Kegiatan Malam Suro dan Pengesahan Warga Baru PSHT Cabang Lamongan Tahun 2026 di Alun-Alun Lamongan, Kamis 18 Juni 2026.
Bupati yang akrab disapa Pak Yes mengatakan, pengamanan dilakukan sebagai bentuk kehadiran pemerintah dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat sekaligus menjaga stabilitas keamanan daerah selama peringatan Tahun Baru Islam.
“Apel ini merupakan bentuk kesiapan sekaligus komitmen bersama. Sebanyak 2.057 personel disiagakan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, aman, dan lancar. Pemerintah hadir untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat,” katanya.
Menurutnya, pengamanan tidak hanya bertujuan menjaga kelancaran kegiatan organisasi, tetapi juga memastikan harmonisasi sosial dan kondusivitas wilayah tetap terjaga. Sebelumnya,
Pemerintah Kabupaten Lamongan bersama unsur TNI, Polri, organisasi pencak silat, serta berbagai elemen masyarakat telah menggelar rapat koordinasi untuk menjaga situasi keamanan selama Bulan Suro. Dari pertemuan tersebut lahir komitmen bersama yang dituangkan dalam penandatanganan Maklumat Suro Aman dan Damai.
Dalam amanatnya, Pak Yes meminta seluruh personel yang bertugas menjalankan tugas secara profesional, netral, dan penuh tanggung jawab. Ia juga menegaskan agar tidak ada toleransi terhadap tindakan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
“Yang kita jaga bukan hanya organisasi, tetapi juga harmonisasi sosial dan stabilitas daerah. Laksanakan tugas dengan profesional, netral, dan penuh tanggung jawab,” tegasnya.
Selain itu, Bupati Lamongan mengingatkan pentingnya mencegah mobilisasi massa dari luar daerah yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban. Ia juga meminta jajaran pengurus PSHT Cabang Lamongan berperan aktif mengendalikan anggotanya agar tetap mematuhi aturan yang berlaku dan menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan.
Ia turut menekankan pentingnya deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan serta respons cepat dari seluruh unsur pengamanan.
Kapolres Lamongan AKBP Arif Fazlurrahman menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap segala bentuk pelanggaran hukum yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
"Kami tidak akan ragu untuk menindak tegas segala bentuk pelanggaran hukum yang terjadi sesuai dengan Maklumat Suro Aman dan Damai yang telah disepakati bersama. Siapa pun pelakunya, dari pihak mana pun. Tidak ada pengecualian dan tidak ada negosiasi," tuturnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....