Pencarian KMN Entok Terus Berlangsung, Keluarga ABK Ikut Operasi Gabungan

  • 15 Jul 2026 18:25 WIB
  •  Tuban

RRI.CO.ID, Lamongan - Memasuki hari ke-40 sejak dinyatakan hilang kontak saat melaut, upaya pencarian Kapal Motor Nelayan (KMN) Entok terus diintensifkan. Polres Lamongan bersama Basarnas dan sejumlah instansi maritim menggelar operasi pencarian gabungan di Perairan Kangean, yang diduga menjadi titik koordinat terakhir keberadaan kapal tersebut.

Operasi pencarian dipimpin dengan melibatkan berbagai unsur pencarian dan pertolongan (SAR). Kasat Polairud Polres Lamongan AKP Guntur memfasilitasi keterlibatan keluarga anak buah kapal (ABK) dalam operasi tersebut sebagai bentuk keterbukaan dan komitmen bersama dalam proses pencarian.

Pencarian dilakukan menggunakan KN SAR 249 Permadi, kapal negara cepat milik Basarnas Kantor SAR Kelas A Surabaya. Kapal sepanjang 40 meter tersebut dilengkapi sistem navigasi modern dengan kecepatan jelajah hingga 30 knot untuk mendukung penyisiran di perairan yang luas.

Selain personel Basarnas Lamongan, operasi ini juga melibatkan dua ABK Kapal Baharkam Mabes Polri, dua personel SAR Ditpolairud Polda Jawa Timur, perwakilan keluarga korban, serta Ketua Rukun Nelayan Blimbing, Lamongan.

Perwakilan keluarga yang turut mengikuti operasi pencarian adalah Amin Kasmanto dan Slamet. Sementara Ketua Rukun Nelayan Blimbing diwakili Nurwakhid. Kehadiran keluarga korban dalam operasi pencarian diharapkan dapat memberikan keyakinan bahwa seluruh proses dilakukan secara terbuka sekaligus memperkuat koordinasi antara aparat dengan pihak keluarga.

Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid mengatakan, Satpolairud Polres Lamongan terus bersinergi dengan Basarnas, Ditpolairud Polda Jawa Timur, Baharkam Polri, dan seluruh unsur terkait untuk mengoptimalkan pencarian KMN Entok.

"Kasat Polairud Polres Lamongan terus menginisiasi dan mengoordinasikan operasi pencarian bersama terhadap KMN Entok. Dengan melibatkan seluruh unsur terkait, termasuk perwakilan keluarga korban, diharapkan proses pencarian dapat berjalan maksimal, terutama di wilayah yang diduga menjadi titik terakhir keberadaan kapal. Kami berharap seluruh upaya ini dapat segera membuahkan hasil," ujarnya, Rabu 15 Juli 2026.

Hingga hari ke-40 pencarian, tim gabungan masih terus melakukan penyisiran di kawasan Perairan Kangean dengan mengedepankan koordinasi lintas instansi serta memanfaatkan kemampuan alutsista dan teknologi pencarian yang dimiliki.

Polres Lamongan menegaskan akan terus mendukung upaya pencarian hingga seluruh proses dapat memberikan kepastian bagi keluarga para ABK KMN Entok yang hingga kini masih menantikan kabar keberadaan kapal tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....