Pemkab Bojonegoro Salurkan Bantuan Bibit untuk Petani
- 12 Jun 2026 10:44 WIB
- Tuban
RRI.CO.ID, Bojonegoro – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bojonegoro terus berkomitmen mendukung produktivitas petani tembakau melalui penyaluran bantuan bibit berkualitas. Guna memastikan distribusi bantuan berjalan tepat sasaran dan efisien, pihak dinas kini menerapkan mekanisme pengajuan yang lebih praktis berbasis kelembagaan tani.
Langkah ini ditempuh agar para petani tidak lagi mengalami kesulitan dalam mengakses program bantuan pemerintah. Pengajuan kini wajib dilakukan secara kolektif melalui kelompok tani (Poktan) atau Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) yang terdaftar secara resmi.
Bambang Wahyudi, Pengawas Mutu Hasil Pertanian Ahli Muda sekaligus Subkor Tanaman Perkebunan DKPP Bojonegoro, menjelaskan bahwa syarat administratif yang diminta kini lebih sederhana. Kelompok tani hanya perlu menyusun proposal ringkas berupa surat permohonan resmi yang ditandatangani oleh ketua kelompok, serta melampirkan fotokopi KTP dari anggota yang akan melakukan penyemaian atau mbedeng.
"Syarat utamanya adalah surat permohonan resmi dari ketua kelompok tani atau Gapoktan, yang dilengkapi dengan lampiran fotokopi KTP anggota yang bersangkutan sebagai pembedeng," ujar Bambang, Jumat, 12 Juni 2026.
Ia juga menekankan, bahwa data identitas tersebut menjadi fondasi krusial bagi dinas dalam menyusun daftar Calon Petani Calon Lahan (CPCL). Data ini berfungsi untuk memvalidasi luasan lahan yang akan dikembangkan, sehingga bantuan bibit yang disalurkan benar-benar proporsional dan akurat sesuai kebutuhan di lapangan.
Mengenai mekanisme di lapangan, Bambang menjelaskan bahwa usulan yang telah ditandatangani oleh Ketua Kelompok Tani bersama Koordinator Penyuluh (Korluh) Pertanian setempat akan menjadi basis data distribusi. "Misalnya, jika dalam daftar CPCL terdapat 15 orang, maka harus ada 15 lampiran KTP sebagai pembedeng. Setelah bibit siap dari hasil bedengan tersebut, barulah bibit akan ditanam bersama-sama oleh seluruh anggota kelompok," katanya.
Kebijakan berbasis kelembagaan ini diambil DKPP Bojonegoro demi memastikan koordinasi dan alur distribusi bantuan dapat berjalan lebih efektif serta transparan. Pihak dinas berharap, melalui kemudahan prosedur ini, penyerapan bantuan benih tembakau dapat terlaksana lebih cepat dan merata bagi seluruh petani.
Dengan optimalisasi masa tanam yang didukung oleh ketersediaan bibit unggul, DKPP Bojonegoro optimistis hasil panen tembakau petani di Bojonegoro akan meningkat. Upaya ini diharapkan mampu mendongkrak kualitas produksi lokal sehingga memiliki daya saing yang lebih tinggi di pasar nasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....