Gubernur Khofifah Resmikan Masjid Sekaligus Serahkan DBHCHT di Bojonegoro

  • 26 Mei 2026 12:54 WIB
  •  Tuban

‎RRI.CO.ID, Tuban – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyerahkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Lintas Wilayah secara simbolis dengan total nilai Rp10,324 miliar. Agenda ini dipusatkan di PT Kareb Alam Sejahtera (MPS Dander), Kabupaten Bojonegoro, pada Senin 25 Mei 2026, yang sekaligus dirangkai dengan peresmian Masjid Nur Khofifah.

‎‎Dana stimulan tersebut dialokasikan bagi para buruh pabrik rokok lintas daerah yang tersebar di 65 perusahaan di 25 kabupaten/kota se-Jawa Timur. Masing-masing penerima manfaat mendapatkan bantuan tunai sebesar Rp1 juta.

‎‎Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Restu Novi Widiani, melaporkan bahwa penyaluran di Bojonegoro ini menandai titik kelima dari rangkaian distribusi BLT DBHCHT oleh Pemprov Jatim. Dari total anggaran Rp10,324 miliar tersebut, Kabupaten Bojonegoro mendapatkan alokasi sebesar Rp901 juta yang menyasar para pekerja di 9 pabrik rokok setempat.

‎‎"Mayoritas penerima BLT ini adalah para perempuan hebat dan kuat. Bahkan ada yang domisili asalnya dari Jember dan daerah sekitar. Mereka benar-benar perempuan tangguh," ujarnya

‎‎Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, menjelaskan bahwa pendistribusian BLT DBHCHT di wilayahnya sebenarnya telah berjalan sejak 13 Mei lalu. Ia mengimbau para buruh agar memanfaatkan dana bantuan tersebut untuk pemenuhan kebutuhan yang bersifat produktif.

‎‎Ia juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada industri rokok yang menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat melalui penyerapan ribuan tenaga kerja lokal. "Pelaku industri rokok terbukti mampu beradaptasi dengan baik. Mari kita bersama-sama terus menjaga legalitas usaha, menekan peredaran rokok ilegal, serta konsisten memperhatikan hak-hak para tenaga kerja," ujarnya.

‎‎Selain kontribusi ekonomi, komitmen terhadap peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) juga ditunjukkan oleh pihak swasta. Direktur PT Kareb Alam Sejahtera MPS Dander, Sri Yadi Purnomo, membeberkan bahwa pihaknya saat ini telah bekerja sama dengan perguruan tinggi untuk memberikan beasiswa.

‎‎"Tercatat ada 50 buruh linting rokok Koperasi Kareb yang kami fasilitasi menempuh pendidikan jenjang S1, dan 8 orang di jenjang S2," katanya.

‎‎Di akhir acara, Gubernur Khofifah meresmikan Masjid Nur Khofifah yang berada di lingkungan pabrik. Dalam sambutannya, ia mengingatkan esensi pentingnya mendirikan tempat ibadah serta berpesan kepada para pemangku kebijakan agar selalu responsif terhadap dinamika di masyarakat.

‎‎"Membangun masjid pada hakikatnya adalah membangun rumah di surga. Mudah-mudahan fasilitas ini membawa keberkahan di dalam kehidupan kita semua," kata Khofifah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....