Proyek Dermaga Sukses, Solusi Bangun Indonesia Distribusikan Semen ke Amerika
- 25 Mei 2026 13:00 WIB
- Tuban
RRI.CO.ID, Tuban – PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) tengah bersiap memperluas pasar ke kancah internasional salah satunya di Amerika Serikat (AS). Anak usaha dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) ini baru saja merampungkan proyek pengembangan dermaga dan fasilitas produksi ekspor di Tuban, Jawa Timur.
Fasilitas dengan kapasitas mencapai 500 ribu hingga 1 juta ton semen per tahun ini ditargetkan mampu mendongkrak utilisasi serta memperkuat daya saing perseroan di pasar global. Langkah ekspansi luar negeri ini menjadi strategi krusial SBI dalam menjaga momentum pertumbuhan di tengah ketatnya persaingan domestik.
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 telah membahas ekspansi. RUPST tersebut menyepakati pembagian dividen sebesar Rp329,3 miliar. Jumlah ini setara dengan 50% dari total laba bersih tahun buku 2025 yang mencapai Rp658,7 miliar.
Direktur Utama SBI, Rizki Kresno Edhie Hambali, menyatakan bahwa keputusan ini merupakan wujud komitmen perseroan. Tujuannya, untuk memberikan nilai tambah yang optimal bagi para pemegang saham, sekaligus menjaga ketahanan bisnis.
“Tahun 2025 merupakan periode yang penuh tantangan bagi industri semen akibat kelebihan kapasitas dan tekanan biaya energi. Namun, melalui disiplin operasional, penguatan sinergi bersama SIG, serta transformasi komersial, kami mampu menjaga profitabilitas,” ujar Rizki, Senin 25 Mei 2026.
Sepanjang tahun 2025, industri semen nasional memang sempat mengalami kontraksi volume sebesar 4,5% dan penurunan konsumsi semen sebesar 1,5%. Sehingga memicu penurunan laba bersih SBI menjadi Rp658,7 miliar, strategi transformasi yang diinisiasi bersama SIG sejak paruh kedua tahun lalu sukses menjadi titik balik (turnaround) bisnis perseroan.
Dampak positif dari transformasi komersial ini langsung terlihat nyata pada awal tahun ini. Memasuki kuartal I 2026, SBI juga sukses membukukan kinerja operasional dan keuangan yang impresif.
"Volume penjualan kami naik sebesar 9%, dan melampaui pertumbuhan pasar nasional yang berada di angka 5%. Sehingga pendapatan kami juga mencapai Rp2,56 triliun, di mana 56% di antaranya disumbang oleh lini solusi berkelanjutan," jelasnya.
Laba Bersih pun turut melonjak signifikan sebesar 111% menjadi Rp101,89 miliar jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. "Ke depan, fokus kami adalah memperkuat fundamental bisnis, efisiensi biaya, meningkatkan penggunaan bahan bakar alternatif untuk mengatasi fluktuasi energi, serta melanjutkan transformasi pelayanan pelanggan," kata Rizki.
Selain menyetujui pembagian dividen dan laporan keuangan tahun buku 2025, agenda RUPST SBI juga meresmikan sejumlah keputusan penting lainnya. Melalui penyegaran manajemen, penunjukan auditor, penetapan internal dan Regulasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....