Pertamina Tanggapi Soal Kelangkaan LPG di Tuban, Imbau Warga Tidak "Panic Buying"
- 16 Apr 2026 10:34 WIB
- Tuban
RRI.CO.ID, Tuban - Menanggapi laporan mengenai sulitnya mendapatkan LPG di wilayah Tuban, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus (Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara) memberikan penjelasan terkait kondisi distribusi di lapangan. Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi mengatakan bahwa hingga saat ini proses pendistribusian LPG ke wilayah Tuban masih terus berjalan normal.
Namun, ia mengakui adanya fenomena di mana stok yang dikirimkan ke agen maupun pangkalan selalu habis dalam waktu singkat. "Pendistribusian LPG sebenarnya masih terus berjalan setiap harinya, namun memang di lapangan terpantau stok selalu cepat habis," ujarnya, Kamis 16 April 2026.
Pihak Pertamina menduga adanya perilaku pembelian yang tidak biasa atau panic buying di tengah masyarakat. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan membeli LPG sesuai dengan kebutuhan wajar harian guna menjaga kestabilan pasokan di pasar.
"Kami mengimbau agar masyarakat membeli LPG secukupnya dan tidak perlu melakukan panic buying. Hal ini penting untuk menjaga kestabilan pasokan energi kita. Kalau biasanya dalam satu minggu menghabiskan 4 tabung, cukup beli 4 saja, jangan tiba-tiba beli 8 tabung," katanya tegas.
Meskipun terdapat dinamika di tingkat konsumen, Pertamina Patra Niaga memastikan bahwa ketahanan energi di wilayah Jawa Timur, termasuk Kabupaten Tuban, masih berada dalam level yang sangat aman. Masyarakat diminta tidak perlu khawatir akan terjadinya pemutusan pasokan, karena stok di terminal LPG dan seluruh rantai distribusi telah disiapkan untuk mencukupi kebutuhan masyarakat.
Pertamina juga akan terus memantau pergerakan stok di pangkalan agar distribusi tetap tepat sasaran.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....