Dukung Penggunaan Becak Listrik, PLN Bojonegoro Resmikan Stasiun Pengisian Daya

  • 05 Apr 2026 19:18 WIB
  •  Tuban

RRI.CO.ID, Bojonegoro - Upaya percepatan peralihan menuju energi bersih terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro bersama PT PLN (Persero). Salah satunya peresmian stasiun pengisian daya (charging station) di halaman UP3 PLN Bojonegoro. Manager PLN UP3 Bojonegoro,

Danang Setiawan, menegaskan bahwa PLN memiliki peran penting dalam menjamin ketersediaan energi bagi seluruh masyarakat. Menurutnya, berbagai inovasi terus dikembangkan guna mendukung penggunaan energi ramah lingkungan, termasuk penyediaan fasilitas pengisian daya serta program elektrifikasi di sejumlah sektor.

"PLN memastikan distribusi energi dapat diakses secara merata. Kami juga terus mendorong pemanfaatan energi bersih melalui berbagai terobosan, termasuk pengembangan charging station,” jelasnya, Minggu 5 April 2026.

Dalam kegiatan tersebut, PLN turut memperkenalkan program “B’CAKER” atau Becak Ngecas Listrik Energi Ramah Lingkungan. Fasilitas ini ditujukan khusus bagi pengemudi becak listrik agar lebih mudah melakukan pengisian daya di kantor-kantor PLN tanpa prosedur yang rumit.

"Jadi sistem pembayaran ini juga bersifat sukarela melalui kotak donasi yang tersedia di lokasi," tanbahnya.

Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, turut menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin dengan PLN. Ia menilai kolaborasi ini menjadi langkah konkret dalam mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil, sekaligus menjawab tantangan dinamika energi global.

“Kami juga berkomitmen untuk mendorong transformasi energi di berbagai sektor, mulai dari pertanian hingga transportasi. Penggunaan BBM akan secara bertahap dialihkan ke listrik, termasuk untuk pompa air dan alat pertanian seperti traktor,” jelasnya.

Ia menambahkan, bahwa kebijakan tersebut merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat ketahanan energi sekaligus menekan biaya operasional masyarakat. Pemkab Bojonegoro juga mulai membudayakan penghematan energi, salah satunya melalui penggunaan sepeda pada hari tertentu di lingkungan pemerintahan.

Salah satu pengemudi becak, Sugiyanto (65), warga Mojokampung yang telah bekerja sejak era 1980-an, mengaku merasakan manfaat dari penggunaan becak listrik. Menurutnya, kendaraan tersebut lebih ringan sehingga membantu kondisi fisiknya tetap prima untuk bekerja.

“Alhamdulillah, becak listrik ini sangat membantu, lebih ringan dikayuh. Saya masih bisa bekerja untuk memenuhi kebutuhan, termasuk membiayai kuliah anak,” katanya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penggunaan energi ramah lingkungan semakin meningkat. Selain itu, kolaborasi antara pemerintah daerah dan PLN diharapkan mampu mempercepat terwujudnya transisi energi berkelanjutan di Kabupaten Bojonegoro.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....