Becak Listrik Bantuan Presiden Ditawarkan di Medsos, Tuai Reaksi

  • 09 Jun 2026 18:15 WIB
  •  Tuban

RRI.CO.ID, Lamogan - Sebuah unggahan penawaran becak listrik di media sosial Facebook menjadi perhatian publik dan memicu beragam tanggapan dari warganet. Pasalnya, kendaraan yang ditawarkan tersebut diduga merupakan becak listrik bantuan pemerintah yang diberikan melalui program bantuan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Berdasarkan pantauan lewat media sosial pada Selasa 7 Juni 2026, sebuah akun Facebook bernama Khoirul Huda Putra mengunggah foto satu unit becak listrik di grup publik "Jual Beli Barang Lamongan". Dalam unggahan tersebut, pemilik akun menawarkan kendaraan dengan keterangan singkat, "Becak listrik. Kondisi baru belum dipakai. Minat inbox."

Dari foto yang diunggah, terlihat sejumlah identitas yang menunjukkan bahwa kendaraan tersebut merupakan bagian dari program bantuan becak listrik. Pada bagian bodi depan terdapat stiker bertuliskan "Bantuan Becak Listrik dari Presiden Prabowo Subianto".

Selain itu, pada sisi kanan, kiri, dan bagian belakang becak juga tampak foto Presiden Prabowo Subianto beserta lambang Garuda Pancasila. Kondisi kendaraan terlihat masih baru dan belum banyak digunakan. Bahkan, pelindung plastik pada sadel pengemudi masih terpasang.

Unggahan tersebut kemudian menuai beragam respons dari pengguna media sosial. Sebagian warganet menyayangkan jika kendaraan bantuan yang ditujukan untuk mendukung kesejahteraan penerima manfaat diperjualbelikan. Beberapa komentar yang muncul menyoroti masih banyaknya pengemudi becak konvensional, khususnya kalangan lanjut usia, yang dinilai lebih membutuhkan bantuan serupa untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Unggahan tersebut langsung memicu reaksi keras dan kritik pedas dari netizen di kolom komentar. Banyak warganet yang menyayangkan aksi tersebut mengingat masih banyak tukang becak lansia yang terseok-seok mengayuh becak konvensional dan lebih membutuhkan bantuan moda transportasi ini.

"Jane nek gak kanggo yo ora usah diterima weno seng luwe mbutuhno nek didol yo kenakno seng kunu oleh duwek wong Iki oleh bantuan (Sebenarnya kalau tidak dipakai ya tidak usah diterima, berikan ke yang lebih membutuhkan. Kalau dijual ya keterlaluan, yang sana pakai uang, ini orang malah dapat bantuan)," tulis akun Achmad Uzi.

Netizen lain bahkan mengingatkan bahwa menjual barang bantuan pemerintah dapat berimplikasi pada masalah hukum dan penertiban dari pihak berwenang. "Gak Wedi di usut pean lek, iku teko pemerintah di dol kenek pean (Tidak takut diusut tah kamu, itu dari pemerintah dijual bisa kena kamu)," tulis akun Labib Rahman

Selain itu, sejumlah pengguna media sosial juga mengingatkan agar penerima bantuan mematuhi ketentuan yang berlaku terkait pemanfaatan bantuan pemerintah. Sementara itu, masyarakat berharap pihak terkait dapat melakukan penelusuran untuk memastikan apakah kendaraan yang ditawarkan tersebut memang merupakan bantuan pemerintah dan apakah proses pemanfaatannya telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Publik juga berharap penyaluran bantuan sosial dan bantuan produktif dari pemerintah dapat terus diawasi agar tepat sasaran dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat penerima.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....