Penyedia Jasa Penukaran Riyal Diserbu CJH Lamongan jelang Keberangkatan

  • 01 Apr 2026 12:27 WIB
  •  Tuban

RRI.CO.ID, Lamongan - Penyedia jasa penukaran uang riyal yang diserbu para calon jemaah haji asal Lamongan untuk mempersiapkan kebutuhan selama di Arab Saudi. Amalia, salah satu penyedia jasa penukaran uang riyal di Lamongan, mengatakan permintaan penukaran mata uang Arab Saudi meningkat signifikan dalam beberapa hari terakhir.

Mayoritas CJH memilih menukar uang dalam pecahan kecil guna mempermudah transaksi selama menjalankan ibadah haji. “Kalau sudah membawa uang riyal dari sini, jemaah tidak perlu repot lagi di sana, jadi bisa lebih fokus beribadah,” ujarnya, Rabu 1 April2026.

Menurutnya, pecahan uang riyal yang paling banyak diminati adalah nominal 5 dan 10 riyal. Pecahan kecil ini dinilai lebih praktis, terutama untuk kebutuhan sehari-hari seperti membeli makanan, transportasi, maupun keperluan lainnya.

“Yang paling banyak dicari itu pecahan 5 dan 10 riyal. Ini untuk memudahkan saat transaksi, apalagi kalau bisa bayar pas tanpa harus menunggu kembalian,” katanya.

Amalia menambahkan, penggunaan uang pas sangat membantu para jemaah, khususnya yang berusia lanjut. Hal ini karena sebagian besar CJH berasal dari kalangan lansia yang terkadang mengalami kesulitan dalam menghitung uang kembalian.

“Rata-rata jemaah itu sudah sepuh, jadi kalau pakai uang pas itu lebih aman dan tidak membingungkan,” tuturnya.

Jasa penukaran uang riyal laris jelang keberangkatan haji (Foto: RRI/Reggie)

Ahmad Naji salah satu CJH asal Paciran, Lamongan, menuturkan telah menukarkan uang hingga sekitar sejumlah 2.000 riyal dengan kombinasi pecahan 100 dan 50 riyal. Menurutnya, nominal tersebut disesuaikan dengan kebutuhan selama menjalankan ibadah haji.

“Kalau saya kemarin menukar sekitar 2.000 riyal, pecahan 100 dan 50. Itu kurang lebih kalau dirupiahkan sekitar Rp9 juta lebih,” ujar Ahmad Naji.

Ia menambahkan, jumlah penukaran uang riyal sangat bergantung pada kebutuhan masing-masing jemaah. Bahkan, dirinya juga sempat menukar uang tambahan di Surabaya dengan nominal yang lebih besar.

Bagi Ahmad Naji, penukaran riyal menjadi bagian penting dalam persiapan ibadah haji. Dana tersebut rencananya akan digunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari pembayaran dam hingga kebutuhan operasional selama berada di Tanah Suci.

“Yang utama untuk bayar dam, kemudian juga untuk belanja dan kebutuhan operasional di sana,” katanya.

Penyedia jasa penukaran pun mengimbau para CJH untuk menyiapkan kebutuhan finansial sejak dini, termasuk menyesuaikan pecahan uang yang dibawa agar lebih praktis digunakan selama di Tanah Suci.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....