Jasa Pembakaran Kepala, Kaki Kurban di Lamongan Laris saat Iduladha

  • 28 Mei 2026 13:49 WIB
  •  Tuban

RRI.CO.ID, Lamongan - Momen Hari Raya Iduladha membawa berkah tersendiri bagi penyedia jasa musiman di Kabupaten Lamongan. Salah satunya jasa pembakaran bulu kepala dan kaki hewan kurban milik Kuslan Subiantoro di Dusun Tambakboyo, Desa Tambakrigadung, Kecamatan Tikung, yang kebanjiran ratusan pesanan sejak hari pertama Iduladha.

Kepulan asap dan kobaran api tampak terus menyala dari empat tungku pembakaran yang digunakan untuk membersihkan bulu kepala serta kaki sapi maupun kambing milik warga. Antrean kepala dan kaki hewan kurban pun terlihat mengular menunggu giliran dibersihkan menggunakan alat peniup api.

Pemilik usaha, Kuslan Subiantoro mengaku permintaan jasa pembakaran meningkat drastis dibanding hari biasa. Bahkan, empat tungku yang disediakan masih belum mampu menampung tingginya antusiasme masyarakat.

“Sejak pagi terus ramai. Tidak hanya warga sekitar, tapi juga dari Kecamatan Deket sampai Sarirejo ikut datang ke sini,” ujarnya, Kamis 28 Mei 2026.

Untuk mengantisipasi membludaknya orderan, Kuslan memberdayakan lima pekerja utama untuk menangani proses pembakaran dan pemotongan. Selain itu, sejumlah remaja sekitar juga dilibatkan membantu proses penomoran agar kepala dan kaki hewan tidak tertukar.

Menurutnya, lonjakan permintaan diperkirakan masih akan berlangsung hingga dua sampai tiga hari ke depan, seiring proses penyembelihan hewan kurban yang masih berlangsung di berbagai wilayah Lamongan. Adapun tarif jasa yang ditawarkan cukup terjangkau. Untuk pembakaran kepala kambing dikenakan biaya Rp15 ribu, sedangkan kepala sapi dipatok Rp39 ribu.

Sementara paket lengkap pembersihan kambing mulai kaki hingga kepala dibanderol Rp60 ribu. Usaha musiman yang rutin hadir setiap Iduladha ini tidak hanya membantu masyarakat dalam proses pengolahan hewan kurban, tetapi juga menjadi sumber penghasilan tambahan bagi warga sekitar yang ikut bekerja selama musim kurban berlangsung.

Kaki dan kepala sapi sendiri dibakar untuk mendapatkan aroma khas oleh para pengusaha makanan yang nantinya dijadikan hidangan seperti kikil atau sop kaki

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....