Mendikdasmen Resmikan Revitalisasi Sekolah, Siapkan Generasi Emas
- 06 Mar 2026 16:27 WIB
- Tuban
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Abdul Mu’ti bersama Bupati Lamongan Yuhronur Efendi sampaikan program revitalisasi sebagai upaya untuk perkuat kualitas pendidikan sekaligus siapkan generasi emas Indonesia.
Hal tersebut disampaikan saat meresmikan Gedung Revitalisasi Satuan Pendidikan jenjang TK, SD, dan SMP Negeri/Swasta Tahun Anggaran 2025 bersama, di di SMP Negeri 1 Lamongan, Jumat, 6 Maret 2026.
Bupati yang akrab disapa Pak Yes mengatakan, revitalisasi yang mencakup pembangunan maupun rehabilitasi berbagai fasilitas pendidikan, seperti ruang kelas, perpustakaan, hingga gedung penunjang lainnya, akan mendorong terciptanya proses pembelajaran yang aktif dan berkualitas.
“Hari ini bersama Bapak Menteri kita meresmikan program revitalisasi satuan pendidikan tahun 2025 di Kabupaten Lamongan. Ini menjadi dorongan dan motivasi bagi kita semua untuk terus berbakti pada dunia pendidikan dalam menyiapkan generasi emas,” ujarnya.
Ia menambahkan, momentum tersebut juga menjadi bagian dari kerangka besar pembangunan nasional yang menempatkan penguatan sumber daya manusia sebagai prioritas utama.
Pemkab Lamongan terus mengaktualisasikan misi pembangunan daerah, yakni mewujudkan sumber daya manusia yang unggul dan responsif terhadap perubahan zaman melalui berbagai program peningkatan kualitas pendidikan.
Salah satunya melalui program Beasiswa Perintis yang hingga kini telah membantu hampir 8 ribu siswa di Lamongan dalam pembiayaan pendidikan.
Selain itu, Pemkab Lamongan juga menjalankan sejumlah program lain seperti Aksi Bina Pendidikan Inklusif dan Responsif (Aksi Biru) yang membantu anak putus sekolah kembali melanjutkan pendidikan, serta program Gertak Desa (Gerakan Kesetaraan Belajar) yang diselenggarakan di desa-desa.
Melalui berbagai program tersebut, capaian pendidikan di Lamongan terus menunjukkan perkembangan positif. Pada tahun 2025, rata-rata lama sekolah di Lamongan mencapai 8,73 tahun dengan indeks pendidikan sebesar 0,681. Sementara Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Lamongan tercatat sebesar 76,9, berada di atas rata-rata Provinsi Jawa Timur.
Untuk tahun 2025, program revitalisasi satuan pendidikan di Lamongan mencakup 4 TK/PAUD, 23 SD, dan 20 SMP yang telah berjalan dengan baik.
Sementara itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Abdul Mu’ti mengatakan revitalisasi satuan pendidikan merupakan bagian dari program prioritas pemerintah dalam mewujudkan visi pembangunan nasional serta mendukung Asta Cita Presiden RI dalam mencetak generasi unggul.
Menurutnya, pembangunan sarana pendidikan memiliki peran penting dalam mendukung proses pembelajaran yang berkualitas.
“Pembangunan fisik itu adalah raga yang penting, karena pembelajaran akan berjalan baik jika didukung faktor eksternal seperti gedung yang layak,” katanya.
Selain pembangunan infrastruktur, pemerintah juga terus mendorong peningkatan kualitas guru melalui berbagai kebijakan penguatan kompetensi akademik, sosial, dan profesional.
Program pendidikan karakter juga diperkuat melalui gerakan “Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat” untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.
Abdul Mu’ti menambahkan, Kabupaten Lamongan berpeluang mendapatkan tambahan program revitalisasi satuan pendidikan pada tahun 2026.
Sementara itu, Kepala SMP Negeri 1 Lamongan Safiudin menyampaikan terima kasih atas bantuan revitalisasi yang diberikan pemerintah pusat.
Menurutnya, program tersebut menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam memastikan seluruh anak Indonesia mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....