Wabup Bojonegoro Kecam Pembangunan Proyek Tidak Sesuai Standart
- 28 Feb 2026 22:12 WIB
- Tuban
RRI.CO.ID, Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus berkomitmen dalam menjaga mutu pembangunan desa melalui pemantauan langsung di lapangan. Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, turun langsung meninjau proyek peningkatan jalan yang bersumber dari Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) di Desa Ngampal.
Hasil pengecekan di lokasi menunjukkan bahwa pekerjaan konstruksi tidak memenuhi standar teknis yang dipersyaratkan. Ketebalan lapisan aspal yang diukur di lapangan hanya berkisar antara 5 hingga 6 sentimeter, sementara kondisi lapisan pondasi bawah atau beskos tampak mudah hancur.
Padahal, ruas jalan yang dibangun memiliki panjang sekitar 1.180 meter dan ditemukan kerusakan di beberapa segmen. Menanggapi temuan tersebut, Wakil Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan memberikan ruang bagi praktik pengerjaan proyek yang mengabaikan kualitas.
"Anggaran pembangunan ini berasal dari dana publik dan harus dipertanggungjawabkan sepenuhnya," tegas Wabup, Sabtu 28 Februari 2026. Menurutnya, proyek yang tidak sesuai spesifikasi dan berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat wajib ditindak sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Berdasarkan evaluasi dan rekomendasi teknis dari Inspektorat Kabupaten Bojonegoro, disepakati bahwa proyek jalan dengan nilai anggaran sekitar Rp2 miliar tersebut harus dilakukan penanganan menyeluruh. Langkah yang diambil meliputi pembongkaran total konstruksi jalan, penggantian material pondasi yang tidak memenuhi syarat, serta pembangunan ulang dari awal sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan spesifikasi teknis.
Kepala Desa Ngampal, Budiyanto, menyampaikan bahwa pihak pelaksana pekerjaan telah menyatakan kesiapan untuk melaksanakan perbaikan sesuai arahan tim pengawas. "Tim monitoring gabungan ini terlibat terdiri dari Inspektorat, Dinas PU Bina Marga, serta unsur kecamatan Kecamatan Sumberrejo," ujarnya.
Instruksi pembongkaran dan pembangunan ulang ini menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam menindaklanjuti aspirasi warga. Ke depan, pengawasan terhadap seluruh proyek BKKD di wilayah Bojonegoro akan diperketat agar setiap penggunaan anggaran benar-benar menghasilkan infrastruktur yang berkualitas dan bermanfaat jangka panjang bagi aktivitas serta mobilitas masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....