Pemkab Bojonegoro Gelar Festival Hari Anak Nasional
- 29 Mei 2026 20:06 WIB
- Tuban
RRI.CO.ID, Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menyelenggarakan Festival Hari Anak Nasional (HAN) ke-42, Jumat 29 Mei 2029 di Pendopo Malowopati. Agenda tahunan ini diikuti oleh ratusan siswa Taman Kanak-Kanak (TK) dari seluruh wilayah Kabupaten Bojonegoro dengan fokus pengembangan kreativitas melalui lomba menggambar menggunakan media spidol dan lomba menyusun balok.
Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, serta dihadiri oleh jajaran Dinas Pendidikan, para pendidik, dan wali murid. Pembukaan kegiatan ini turut dimeriahkan oleh penampilan tarian kreasi yang dibawakan oleh para peserta didik.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, menekankan bahwa anak-anak usia dini merupakan pilar penentu keberlanjutan pembangunan nasional. Peran aktif dari sektor pemerintah, institusi pendidikan, dan keluarga sangat krusial dalam membentuk generasi yang unggul dan berkarakter.
Ia mengatakan bahwa kompetensi anak-anak yang saat ini berada di bangku pendidikan anak usia dini akan menjadi komponen penting dalam menyongsong visi Generasi Emas Indonesia 2045. Oleh karena itu, diperlukan integrasi yang seimbang antara ilmu pengetahuan, penguatan karakter, nilai keagamaan, dan aspek kreativitas.
"Anak-anak inilah yang kelak akan meneruskan tongkat estafet kepemimpinan. Sebagai aset bangsa, mereka harus dipersiapkan secara matang dengan fondasi keagamaan yang kokoh, keilmuan yang memadai, serta daya pikir yang kreatif," ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa pembentukan generasi berdaya saing memerlukan proses berkesinambungan. Kesuksesan tidak dapat dicapai secara instan, melainkan melalui stimulasi dan pendampingan yang konsisten sejak usia dini.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, Anwar Mukhtadlo, melaporkan bahwa Festival HAN ke-42 ini diikuti oleh sedikitnya 308 peserta yang merupakan delegasi dari 28 kecamatan se-Kabupaten Bojonegoro. Teknis pelaksanaan lomba dibagi menjadi dua kategori.
"Untuk kompetisi menggambar, masing-masing kecamatan mengirimkan 10 perwakilan. Sementara untuk kompetisi menyusun balok, tiap kecamatan diwakili oleh satu peserta," katanya.
Anwar menjelaskan, bahwa pelaksanaan festival ini digelar lebih awal sebagai bagian dari skema seleksi berjenjang yang dipersiapkan oleh Dinas Pendidikan. "Para pemenang di tingkat kabupaten ini nantinya akan dikirim sebagai delegasi resmi Kabupaten Bojonegoro untuk mengikuti seleksi di tingkat Provinsi Jawa Timur, dan akan mendapatkan kesempatan untuk melaju ke tingkat nasional," ujar Anwar.
Dinas Pendidikan berharap agar momentum ini dapat menjadi media pembelajaran yang edukatif dan rekreatif. Melalui wadah ini, anak-anak diharapkan mampu mengekspresikan bakat, meningkatkan rasa percaya diri, serta menumbuhkan daya inovasi secara optimal demi menyongsong tantangan masa depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....