Penjualan Kebutuhan Imlek di Tuban Cenderung Menurun
- 16 Feb 2026 14:24 WIB
- Tuban
RRI.CO.ID, Tuban - Perayaan Tahun Baru Imlek di Kabupaten Tuban tahun ini dinilai tidak memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan penjualan pernak-pernik Imlek di sejumlah pusat perbelanjaan.
Hal tersebut disampaikan oleh SM Samudra Supermarket Tuban, M. Suwaji. Ia menjelaskan bahwa penjualan perlengkapan dan makanan khas Imlek tidak menunjukkan peningkatan yang drastis.
“Antusiasme masyarakat dalam merayakan Imlek tetap terasa, namun dari sisi penjualan pernak-pernik tidak mengalami lonjakan yang berarti. Pembeli ada, tetapi tidak signifikan,” ujarnya, Senin, 16 Februari 2026.
Menurut Suwaji, kondisi tersebut dipengaruhi oleh sejumlah faktor, di antaranya jumlah umat Tioghoa yang minoritas, hingga perubahan pola belanja masyarakat yang kini lebih selektif serta memprioritaskan kebutuhan pokok.
Selain itu, sebagian konsumen juga memilih menggunakan kembali pernak-pernik Imlek dari tahun-tahun sebelumnya. "Mungkin pernak pernik imlek di tahun lalu juga masih ada. Tapi sebenarnya, di Tuban memang tidak terlalu ramai pembeli," tambahnya.
Meski demikian, pihak manajemen swalayan tetap menyediakan berbagai kebutuhan dan atribut Imlek sebagai bentuk layanan kepada pelanggan. “Kami tetap menyiapkan stok secukupnya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang merayakan, meskipun tidak menargetkan peningkatan penjualan yang tinggi,” ucapnya.
Dengan kondisi tersebut, perayaan Imlek di Tuban lebih dimaknai sebagai momen kebersamaan dan tradisi budaya, tanpa diikuti lonjakan konsumsi pernak-pernik secara besar-besaran.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....