BPJSTK Tuban Berdayakan Puluhan Ahli Waris Melalui Dana Santunan Kematian
- 31 Jul 2026 13:45 WIB
- Tuban
RRI.CO.ID, Tuban - BPJS Ketenagakerjaan (BPJSTK) Kantor Cabang Tuban mengambil langkah progresif untuk mengubah paradigma pengelolaan dana santunan kematian. Melalui program Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian (PEKA), puluhan ahli waris di wilayah Kabupaten Tuban dibekali keterampilan kewirausahaan agar dana santunan tidak habis untuk kebutuhan konsumtif semata.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tuban, Anita Riza Chairani, mengungkapkan bahwa inisiatif ini dirancang khusus guna menciptakan kemandirian ekonomi yang berkelanjutan bagi keluarga yang ditinggalkan oleh tulang punggung mereka. "Kami tidak hanya menyerahkan santunan, tetapi juga bertindak sebagai fasilitator yang menghubungkan ahli waris dengan mitra strategis," ujar Anita, Jumat 31 Juli 2026.
Dalam pelaksanaannya, program PEKA menerapkan konsep 3P, yang meliputi, pelatihan, produktif, dan profit. Pada tahap awal ini, program tersebut telah diberikan kepada warga yang berada di area ring satu PT Solusi Bangun Indonesia.
"Kami berkolaborasi dengan perusahaan untuk memberikan pelatihan kepada mereka. Tapi kami juga berkomitmen untuk memperluas jangkauan di desa lain," ucapnya.
Anita menyadari bahwa penyaluran hak santunan merupakan kewajiban utama lembaga. Meski begitu, pendampingan lanjutan sangat krusial agar kestabilan finansial keluarga tetap terjaga setelah kehilangan pencari nafkah utama.
Melalui sinergi lintas sektor ini, para ahli waris diharapkan tidak sekadar mampu bertahan di tengah himpitan ekonomi, melainkan bertransformasi menjadi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang tangguh, mandiri, serta berdaya saing tinggi. "Karena ahli waris ini mayoritas usia produktif, jadi kami ingin memberikan pembekalan kepada mereka. Setelah mereka berdaya, uang santunan itu bisa digunakan untuk menghidupi keluarga melalui wirausaha," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....