Evaluasi Pelayanan Statistik, BPS Tuban Gelar FGD

  • 11 Feb 2026 19:14 WIB
  •  Tuban

RRI.CO.ID, Tuban - Sebagai upaya peningkatan kualitas layanan serta penguatan peran data statistik dalam mendukung pembangunan daerah, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tuban menyelenggarakan Forum Group Discussion (FGD), Rabu, 11 Februari 2026.

Kepala BPS Kabupaten Tuban, Andhie Surya Mustari, menyampaikan kegiatan tersebut dalam rangka mengevaluasi pelayanan statistik yang diberikan kepada masyarakat dan pemangku kepentingan.

Selain itu, FGD ini menjadi wadah strategis untuk menghimpun berbagai masukan dari para stakeholder yang selama ini memanfaatkan data BPS. Masukan tersebut, menurutnya, sangat penting sebagai bahan evaluasi guna meningkatkan mutu pelayanan statistik.

“Dari kegiatan ini kami memperoleh banyak saran dan masukan dari para pengguna data BPS. Ini menjadi bahan berharga bagi BPS Kabupaten Tuban untuk terus meningkatkan kualitas layanan, khususnya dalam rangka meningkatkan Indeks Kepuasan Masyarakat terhadap pelayanan yang kami berikan,” ujarnya.

Andhie mengakui bahwa BPS Tuban masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama dalam menghadapi perkembangan era digital yang menuntut adaptasi cepat dan inovatif. Oleh karena itu, BPS Tuban berkomitmen melakukan sejumlah langkah perbaikan, di antaranya peningkatan fasilitas ruang pelayanan serta optimalisasi layanan data melalui pemanfaatan media sosial.

Ia menegaskan bahwa masukan terkait pemanfaatan media sosial menjadi perhatian serius. Menurutnya, media sosial BPS tidak hanya berfungsi sebagai sarana publikasi kegiatan, tetapi juga harus menjadi kanal penyebarluasan data dan informasi statistik yang mudah diakses oleh masyarakat.

“Masukan yang disampaikan sangat berharga. Media sosial BPS ke depan tidak hanya menyajikan informasi kegiatan, tetapi juga harus memuat data-data statistik yang relevan dan bermanfaat bagi masyarakat,” jelasnya.

Selain itu, BPS Tuban juga menerima dorongan untuk memperluas keberadaan pojok statistik. Tidak hanya terbatas di lingkungan perguruan tinggi saja, pojok statistik diharapkan dapat dikembangkan di Mal Pelayanan Publik, perpustakaan, serta instansi lain yang bersedia untuk difasilitasi oleh BPS.

"Masukan ini akan menjadi bagian dari evaluasi dan perencanaan pengembangan layanan ke depan," tegasnya.

Lebih lanjut, Andhie menekankan bahwa tantangan lain yang tidak kalah penting adalah meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap data statistik. Menurutnya, tugas BPS tidak berhenti pada penyediaan angka semata, melainkan memastikan masyarakat memahami makna, latar belakang, serta dampak dari data statistik tersebut.

“Kami tidak hanya menyajikan angka. Masyarakat perlu memahami mengapa angka itu muncul, apa maknanya, dan bagaimana dampaknya terhadap kesejahteraan serta kepentingan mereka,” jelasnya.

Melalui FGD ini, BPS Kabupaten Tuban berharap pelayanan statistik ke depan semakin responsif, adaptif, dan mampu menjawab kebutuhan data masyarakat serta pemangku kepentingan secara lebih optimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....