Proyek Trotoar Bojonegoro Rampung, Ramah Bagi Pejalan Kaki
- 28 Jan 2026 14:15 WIB
- Tuban
RRI.CO.ID, Bojonegoro - Kawasan sepanjang Jalan Panglima Polim, Kabupaten Bojonegoro, kini tampil lebih representatif dan modern setelah rampungnya proyek pembangunan saluran drainase dan trotoar.
Penataan infrastruktur tersebut menjadikan kawasan yang dikenal sebagai salah satu pusat pendidikan di Bojonegoro itu semakin ramah bagi pejalan kaki, sekaligus mendukung kenyamanan dan keselamatan aktivitas masyarakat di sekitarnya.
"Pembangunan drainase dan trotoar di Jalan Panglima Polim, Kecamatan Bojonegoro, bertujuan untuk meningkatkan kualitas fasilitas publik," ujar Kepala Bidang Sarana Prasarana dan Utilitas Umum (PSU) Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Bojonegoro, Zunaedi. Rabu, 28 Januari 2026.
Selain memberikan ruang yang layak bagi pejalan kaki, proyek ini juga bertujuan untuk mengurangi potensi genangan air yang kerap terjadi saat hujan dengan intensitas tinggi.
Rehabilitasi yang dilakukan mencakup sejumlah pekerjaan, antara lain perbaikan dan penataan ulang saluran drainase, rehabilitasi trotoar, pemasangan lampu penerangan jalan, serta penanaman kembali dan revitalisasi pohon di sepanjang koridor jalan tersebut.
Penataan terpadu ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan jalan yang lebih nyaman, aman, dan estetis. Selain itu, ia menjelaskan bahwa jenis tanaman yang ditanam di sepanjang Jalan Panglima Polim adalah pohon pule.
Pemilihan jenis pohon tersebut disesuaikan dengan karakter kawasan perkotaan serta mempertimbangkan aspek kenyamanan dan keindahan lingkungan.
Selain rehabilitasi trotoar dan drainase, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro juga melakukan langkah darurat untuk penanganan genangan air dengan memasang dua unit pompa air permanen.
Pompa tersebut ditempatkan di dua titik rawan genangan, yakni di depan Kantor Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Bojonegoro di Jalan Pattimura Nomor 1A, Sumbang, serta di depan SMP Islam yang berlokasi di Jalan Panglima Polim Nomor 38, Sumbang.
"Pemasangan pompa air permanen ini tidak sekadar bersifat penambahan fasilitas, tapi menjadi bagian dari strategi integrasi sistem drainase perkotaan," tegasnya.
Pompa tersebut berfungsi sebagai alat bantu penyedot dan pembuang air secara mekanis untuk mempercepat aliran air menuju sungai atau saluran penampungan utama, sehingga risiko genangan dapat diminimalkan.
Dengan selesainya proyek ini, Jalan Panglima Polim diharapkan dapat menjadi contoh penataan kawasan perkotaan yang mengedepankan fungsi, kenyamanan, dan keselamatan, khususnya bagi pejalan kaki, sekaligus mendukung kelancaran aktivitas pendidikan dan sosial masyarakat di sekitarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....