BPBD Lamongan Catat 328 Hektare Sawah Terendam Banjir

  • 12 Des 2025 18:22 WIB
  •  Tuban

KBRN, Lamongan: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamongan mencatat sedikitnya 328 hektare area persawahan di dua kecamatan terdampak banjir akibat tingginya intensitas hujan serta luapan aliran sungai.

Kepala Pelaksana BPBD Lamongan, Naim, mengatakan banjir menggenangi 135 hektare sawah di Kecamatan Kedungpring dan 193 hektare di Kecamatan Modo. Menurutnya, tanaman padi yang terendam sebagian besar berusia 5–10 hari, sementara sebagian lahan lain masih dalam tahap olah tanah. Ia menambahkan bahwa banjir juga merambah permukiman warga di sekitar area terdampak.

“Total keseluruhan area persawahan yang terdampak seluas 328 hektare,” ujarnya, Jumat (12/12/2025)

BPBD mencatat banjir tersebut melanda 13 dusun, terdiri dari empat dusun di Kecamatan Kedungpring serta sembilan dusun di Kecamatan Modo. Upaya penanganan darurat telah dilakukan dengan berkoordinasi bersama Pemerintah Kabupaten Lamongan.

“Upaya normalisasi sungai dan saluran air terus dilakukan, termasuk pembersihan pintu-pintu air,” jelas Naim. Ia menyebut aliran air belum mengalir optimal karena proyek normalisasi Kali Pridjetan masih berlangsung.

Warga Desa Kedungpring, Muhammad Nurzamzami, membenarkan wilayahnya kembali dilanda banjir. Ia menyebut empat dusun, yakni Mojodadi, Jatidrojog, Kradenan, dan Gunungrejo, menjadi langganan banjir karena berada di jalur aliran menuju Waduk Semar Mendem, Bojonegoro.

Camat Modo, Anang Budi Santoso, berharap debit air segera menurun sehingga lahan pertanian dapat kembali disiapkan. “Warga diimbau tetap waspada terhadap potensi banjir susulan,” katanya.

Sebagai langkah tanggap darurat, BPBD Lamongan menyalurkan logistik berupa terpal, makanan siap saji, makanan tambahan gizi, dan glangsing. Sementara itu, Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) Lamongan turut menyediakan bongkotan dan gedek guling untuk mempercepat penanganan banjir di lapangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....