Satu Tahun Berdiri, Sekolah Rakyat Lamongan Cetak Prestasi dan Harapan Baru

  • 16 Jul 2026 14:00 WIB
  •  Tuban

RRI.CO.ID, Lamongan - Genap satu tahun sejak diresmikan, Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 25 Lamongan di Kecamatan Brondong mulai menunjukkan hasil yang menggembirakan. Sekolah berasrama yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu ini berhasil melahirkan berbagai prestasi sekaligus menjadi harapan baru dalam memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.

Keberhasilan tersebut mendapat apresiasi dari Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, saat menghadiri Open House Peringatan Satu Tahun Sekolah Rakyat di SRMA 25 Lamongan, Rabu 15 Juli 2026. Menurutnya, capaian para siswa membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi bukan menjadi penghalang untuk meraih prestasi.

"Saya mengaku sangat bangga atas capaian para siswa. Mereka telah membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi sama sekali bukan penghalang untuk terus mengukir prestasi," katanya.

Bupati yang akrab disapa Pak Yes itu menegaskan, pendidikan merupakan investasi terbaik dalam pembangunan sumber daya manusia. Karena itu, pemerintah daerah berkomitmen menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan mampu mengembangkan potensi generasi muda dari berbagai latar belakang.

Ia berharap para lulusan Sekolah Rakyat kelak mampu menjadi generasi penerus yang berkontribusi bagi bangsa. Menurutnya, keberadaan sekolah tersebut harus terus diperkuat sebagai sarana membuka kesempatan yang sama bagi setiap anak untuk meraih cita-cita.

SRMA 25 Lamongan saat ini menampung 131 siswa yang berasal dari keluarga miskin ekstrem. Seluruh peserta didik merupakan hasil seleksi dari kelompok desil 1 dan desil 2 berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Selain memperoleh pendidikan tanpa biaya, para siswa juga tinggal di asrama dengan berbagai fasilitas penunjang pembelajaran.

Salah seorang siswi berprestasi, Novita, mengaku mendapatkan banyak kesempatan untuk mengembangkan kemampuan akademik maupun nonakademik selama menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat. Selain dipercaya sebagai Sekretaris OSIS, ia juga berhasil meraih Juara I Karate tingkat nasional.

"Saya sangat bersyukur bisa sekolah di sini dan mengembangkan diri lewat berbagai program. Berkat dukungan sekolah, saya dipercaya menjadi Sekretaris OSIS dan berhasil meraih Juara 1 Karate tingkat nasional," ujarnya.

Untuk mendukung keberlanjutan program tersebut, Pemerintah Kabupaten Lamongan telah menyiapkan lahan seluas delapan hektare di kawasan dekat Gajah Mada (Kagama) sebagai lokasi permanen Sekolah Rakyat. Kawasan itu direncanakan menjadi pusat pendidikan terpadu yang dilengkapi sarana olahraga, balai kesenian, serta ruang kerja bersama guna menunjang pengembangan bakat dan kreativitas siswa.

Melalui penguatan fasilitas dan perluasan akses pendidikan, Pemerintah Kabupaten Lamongan berharap Sekolah Rakyat dapat terus menjadi instrumen strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperluas kesempatan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk meraih masa depan yang lebih baik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....