Pemkab Bojonegoro Bagikan Ribuan Domba kepada KPM

  • 08 Des 2025 09:56 WIB
  •  Tuban

KBRN, Bojonegoro: Komitmen Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam mendorong penguatan ekonomi kerakyatan kembali diwujudkan melalui sektor peternakan. Sepanjang tahun 2025, Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) menjalankan Program Domba Kesejahteraan dengan mendistribusikan ribuan ekor domba kepada warga yang masuk dalam kategori Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Total sebanyak 2.400 ekor domba disalurkan kepada 1.200 KPM di berbagai wilayah Bojonegoro. Masing-masing keluarga memperoleh sepasang domba, terdiri atas satu ekor jantan dan satu ekor betina, lengkap dengan bantuan pakan konsentrat seberat 100 kilogram sebagai penunjang awal pemeliharaan.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Pengolahan, dan Pemasaran Hasil Peternakan Disnakkan Bojonegoro, drh. Lutfi Nurrahman, mengungkapkan bahwa hingga awal Desember 2025 proses pendistribusian telah menjangkau sebagian besar penerima. Tercatat, sebanyak 1.111 KPM telah menerima bantuan ternak tersebut.

Ia menjelaskan, penyaluran saat ini tinggal menyisakan 89 KPM lagi yang berasal dari Kecamatan Sukosewu dan Sugihwaras. Pemerintah daerah memastikan bantuan tersebut akan segera diserahkan dalam waktu dekat. “Hampir seluruh wilayah sudah menerima. Untuk dua kecamatan ini sedang tahap akhir dan segera kami salurkan,” ujarnya, Kamis (4/12/2025).

Lebih jauh, drh. Lutfi menuturkan bahwa Program Domba Kesejahteraan tidak semata-mata bersifat bantuan, tetapi diarahkan sebagai upaya jangka panjang dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat. Dengan beternak domba, keluarga penerima diharapkan memiliki sumber penghasilan tambahan yang berkelanjutan serta mampu mengembangkan usaha secara mandiri.

Program ini juga dibarengi dengan peningkatan kapasitas peternak melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Budidaya Domba. Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat memiliki pemahaman yang baik terkait pola pemeliharaan, kesehatan ternak, hingga pengelolaan usaha yang lebih tertata.

Selain berdampak pada kesejahteraan keluarga penerima, Disnakkan Bojonegoro menilai program ini berpotensi meningkatkan populasi domba sekaligus produktivitas ternak di daerah. Dengan begitu, kebutuhan pasar lokal dapat tercukupi sekaligus membuka peluang pemasaran yang lebih luas.

“Harapannya, terbentuk kelompok peternak yang kuat, saling mendukung, dan mampu bekerja sama dalam mengembangkan usaha serta pemasaran hasil ternak. Ini menjadi bagian dari strategi pengentasan kemiskinan melalui sektor peternakan,” ucap drh. Lutfi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....