Kapolres Lamongan Ungkap Kronologi Lengkap Pembacokan di Babat
- 02 Jun 2025 16:46 WIB
- Tuban
KBRN, Lamongan: Polres Lamongan mengungkap kronologi tragis pembacokan yang menewaskan seorang siswa berinisial NFD, warga Desa Sumengko, Kecamatan Kedungpring, Lamongan, Jawa Timur. Korban meninggal dunia setelah dibacok oleh pelaku saat pulang dari sebuah kafe di wilayah Kecamatan Babat.
Kapolres Lamongan AKBP Agus Dwi Suryanto menjelaskan bahwa peristiwa terjadi pada Sabtu dini hari (31/5/2025), saat korban bersama rombongannya berangkat dari Desa Sumengko menuju Kafe Mahkota di Babat. Usai meninggalkan kafe, rombongan korban diadang oleh para pelaku yang tiba-tiba turun dari sepeda motor dan langsung menyerang korban dengan celurit.
“Celurit diayunkan dua kali dan mengenai punggung serta bahu korban. Korban sempat melarikan diri, namun ambruk di depan Pasar Gembong Babat,” ujarnya, Senin (2/6/2025).
Korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Karangkembang Babat, namun nyawanya tidak tertolong. Polisi yang menerima laporan langsung bergerak cepat dan berhasil mengamankan dua orang pelaku yang diduga terlibat dalam aksi brutal tersebut.
Kapolres menegaskan bahwa motif pembacokan tidak berkaitan dengan konflik antarpelajar atau perguruan silat. Dan menurut hasil penyelidikan, aksi tersebut dipicu oleh pengaruh minuman keras yang dikonsumsi pelaku sebelum melakukan penyerangan.
“Kami tegaskan, ini tidak ada hubungannya dengan perguruan silat. Semua perguruan yang ada justru mengajarkan kebaikan, bukan kekerasan,” tuturnya.
Kini, para pelaku dijerat dengan Pasal 80 ayat (3) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. Mereka juga dijerat Pasal 170 ayat (2) ke-3 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara karena melakukan kekerasan secara bersama-sama hingga mengakibatkan kematian.
Polisi masih terus melakukan pengembangan atas kasus ini dan tidak menutup kemungkinan adanya pelaku lain yang turut terlibat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....