Tiga Kementerian Kelola Stadion, Salah Satunya Stadion Surajaya

  • 07 Des 2025 10:31 WIB
  •  Tuban

KBRN, Lamongan: Tiga kementerian resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) terkait pengelolaan dan pemanfaatan sarana serta prasarana olahraga milik pemerintah pusat dan daerah. Melalui kerja sama ini, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), serta Kementerian Koperasi dan UMKM berkomitmen memperkuat sinergi guna mengoptimalkan fungsi stadion dan fasilitas olahraga di berbagai wilayah.

Langkah tersebut diambil menyusul kondisi sejumlah stadion yang dinilai memprihatinkan. Setelah digunakan untuk perhelatan olahraga berskala besar, banyak stadion yang kemudian tidak terawat, jarang dipakai, bahkan tidak lagi memenuhi standar penyelenggaraan pertandingan. Pemerintah menilai, pola pengelolaan sebelumnya belum berjalan optimal sehingga diperlukan model tata kelola yang lebih terintegrasi.

Saat berkunjung ke Lamongan, Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya menuturkan, bahwa MoU tersebut menjadi upaya strategis pemerintah untuk menghidupkan kembali fasilitas olahraga yang mangkrak. Ia menyampaikan bahwa sebagian besar stadion di Indonesia tidak termanfaatkan secara maksimal.

“Banyak stadion yang tidak terawat, mangkrak, dan tidak maksimal. Karena itu pengelolaannya diambil alih pusat untuk mengatasi persoalan itu,” ujarnya.

Selain pembenahan infrastruktur, pemerintah juga menitikberatkan pada pemanfaatan stadion sebagai penggerak ekonomi lokal. Melalui MoU ini, tiga kementerian sepakat membuka ruang yang lebih luas bagi pelaku UMKM untuk beraktivitas di area stadion.

Pemerintah berharap keberadaan fasilitas olahraga tidak hanya berfungsi untuk pertandingan, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekitar. Bima Arya menambahkan bahwa sinergi ini diharapkan menghasilkan dua manfaat sekaligus: peningkatan kualitas penyelenggaraan olahraga dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Targetnya bukan hanya pemeliharaan dan prestasi olahraga, tapi juga sinergi dengan kesejahteraan melalui peningkatan UMKM,” katanya.

Pemerintah optimistis, pengelolaan yang lebih terpadu akan menjadikan stadion sebagai pusat kegiatan olahraga dan ekonomi yang lebih hidup di daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....