Kalender Event Jadi Strategi Promosi Wisata Maluku Tenggara

  • 08 Jun 2026 17:23 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Langgur - Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara memperkuat strategi promosi pariwisata melalui penyusunan kalender event wisata tahunan yang dipublikasikan secara luas kepada agen perjalanan dan pelaku industri pariwisata. Langkah ini bertujuan untuk memastikan aktivitas pariwisata tetap berjalan sepanjang tahun dan tidak bergantung pada satu momentum saja, Senin (7/6/2026).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Maluku Tenggara, Victor E. Budhi Toffi, mengatakan kalender event tahunan tersebut telah dipromosikan sejak dini melalui berbagai kanal resmi, termasuk media sosial Dinas Pariwisata.

“Kalender event tahunan Wisata Maluku Tenggara sudah kami promosikan jauh-jauh hari ke agen perjalanan. Silakan lihat di kanal YouTube dan Facebook Dinas Pariwisata Maluku Tenggara,” ujarnya.

Ia menjelaskan, publikasi kalender event bertujuan untuk memudahkan biro perjalanan dalam menyusun paket wisata yang ditawarkan kepada wisatawan. Peran biro perjalanan sangat penting karena menjadi pihak yang secara langsung memasarkan paket wisata kepada pengunjung.

“Yang menjual paket wisata itu adalah biro perjalanan, bukan pemerintah daerah. Jadi kita harus membangun jaringan dengan mereka,” katanya.

Toffi menambahkan, penguatan kolaborasi dengan biro perjalanan diperlukan untuk memastikan setiap event dapat diintegrasikan dalam paket wisata yang menarik. Hal ini juga diharapkan dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Maluku Tenggara sepanjang tahun.

Ia menegaskan, tanpa dukungan event yang berkelanjutan, destinasi wisata berpotensi kehilangan daya tarik meskipun memiliki keindahan alam yang kuat. Menurutnya, pengisian aktivitas ekonomi kreatif menjadi faktor penting agar destinasi tetap hidup dan diminati wisatawan.

“Sebagus apa pun destinasi wisata kalau tidak ada event, maka akan garing dan kosong,” ucapnya.

Toffi mencontohkan kawasan Pantai Ngurbloat yang memiliki potensi besar, namun tetap membutuhkan penguatan event dan aktivitas ekonomi kreatif. Dengan demikian, destinasi wisata tidak hanya menjadi lokasi kunjungan, tetapi juga pusat aktivitas ekonomi masyarakat.

Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, pelaku industri perjalanan, dan pelaku ekonomi kreatif dapat terus diperkuat. Hal ini untuk memastikan pariwisata Maluku Tenggara tumbuh berkelanjutan dan mampu bersaing di tingkat nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....