Fluktuasi Kunjungan Wisata Maluku Tenggara Dipengaruhi Faktor Global

  • 02 Jun 2026 07:13 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Langgur - Kunjungan wisatawan ke Kabupaten Maluku Tenggara pada triwulan pertama tahun 2026 tercatat mengalami peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun 2025. Meski kenaikannya belum signifikan, tren ini menunjukkan pergerakan positif sektor pariwisata di awal tahun, Senin (1/6/2026).

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Maluku Tenggara, Victor E. Budhi Toffi, menjelaskan pola kunjungan wisata dibagi dalam empat musim, yakni low season, normal season, high season, dan peak season. Periode Januari hingga April berada pada fase low season sehingga kunjungan wisatawan cenderung lebih rendah dibandingkan periode lainnya.

"Biasanya Januari sampai April itu masih low season, sehingga pergerakan wisatawan belum terlalu tinggi," kata Budhi.

Selama Januari hingga 30 April 2026, tercatat sekitar 743 wisatawan mancanegara berkunjung ke Maluku Tenggara. Sementara itu, data wisatawan nusantara belum sepenuhnya teridentifikasi karena proses pendataan yang masih berlangsung di lapangan.

Budhi mengungkapkan fluktuasi kunjungan wisata juga dipengaruhi faktor eksternal seperti kondisi global dan gangguan pada jalur penerbangan internasional. Salah satunya, konflik di kawasan Timur Tengah sempat mengganggu rute transit yang digunakan wisatawan Eropa, sehingga berdampak pada mobilitas perjalanan mereka.

"Kenaikan ada, tetapi masih dipengaruhi kondisi global termasuk konflik dan jalur penerbangan yang sempat terganggu," ujar Budhi.

Meski demikian, pemerintah daerah tetap optimistis terhadap pertumbuhan sektor pariwisata ke depan, terutama saat memasuki high season hingga peak season yang biasanya terjadi pada September hingga Desember. Dinas Pariwisata juga mendorong penguatan promosi wisata nusantara agar kunjungan wisatawan semakin meningkat sepanjang tahun.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....