Penguatan SDM Pemandu Wisata Jadi Kunci Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan
- 08 Jun 2026 14:29 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Langgur - Pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Maluku Tenggara tidak hanya bertumpu pada keindahan destinasi, tetapi juga pada kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), khususnya pemandu wisata yang profesional. Pemerintah daerah menilai keberadaan pemandu wisata yang terlatih menjadi faktor penting dalam mendukung konsep pariwisata berkelanjutan (sustainable tourism), Senin (8/6/2026).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Maluku Tenggara, Victor E. Budhi Toffi menegaskan, setiap daya tarik wisata yang besar harus didukung oleh tenaga pemandu yang kompeten. Tanpa dukungan SDM yang memadai, potensi wisata daerah tidak akan memberikan dampak maksimal bagi pengunjung maupun masyarakat lokal.
“Apapun daya tarik yang luar biasa, kita perlu pemandu wisata yang profesional,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Dinas Pariwisata Maluku Tenggara secara rutin setiap tahun melaksanakan pelatihan bagi pemandu wisata, baik secara formal maupun informal. Selain itu, pemerintah daerah juga menggandeng Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) pusat maupun HPI provinsi dalam upaya peningkatan kapasitas pemandu lokal.
“Setiap tahun kami melakukan pelatihan-pelatihan dan juga menggandeng HPI pusat maupun HPI provinsi untuk meningkatkan kapasitas pemandu wisata,” katanya.
Toffi juga membuka ruang bagi masyarakat yang ingin bergabung sebagai pemandu wisata lokal di Kabupaten Maluku Tenggara. Penguatan jejaring pemandu wisata menjadi bagian dari upaya membangun sistem pariwisata yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.
“Silakan datang ke Dinas Pariwisata Maluku Tenggara, kita bisa diskusi dan bergabung secara resmi menjadi pemandu wisata lokal,” ucapnya.
Menurutnya, penguatan SDM menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan sektor pariwisata sekaligus memperkuat branding Maluku Tenggara sebagai “surga pantai dunia”. Ia menekankan bahwa kualitas pelayanan wisata harus berjalan seiring dengan promosi destinasi.
“Kalau sustainable tourism, SDM kita juga harus ditingkatkan agar branding surga pantai dunia ini bisa kita jaga,” kata Toffi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....