Wabub Viali: Budaya Adalah Kekuatan Utama Masyarakat Kei
- 22 Okt 2025 16:19 WIB
- Tual
KBRN, Langgur: Di tengah arus modernisasi yang kian cepat, Masyarakat Maluku Tenggara terus menjadikan budaya sebagai kekuatan utama untuk menjaga identitas, kebersamaan, dan kerukunan. Pesan ini disampaikan Wakil Bupati Maluku Tenggara, Charlos Viali Rahantoknam, saat membuka Lomba Goyang Kreasi Meti Kei 2025 di Taman Landmark Langgur, Senin (20/10/2025).
Dalam sambutannya, Viali menegaskan pelestarian budaya tidak cukup hanya dengan mempertahankan bentuk tradisi secara seremonial. Lebih dari itu, budaya harus menjadi cara hidup yang membentuk rasa memiliki terhadap tanah leluhur dan memperkuat solidaritas di tengah arus perubahan zaman.
“Melalui kegiatan ini, kita membangun rasa cinta terhadap budaya sendiri, sekaligus memperkuat identitas daerah di tengah arus modernisasi yang cepat,” ucapnya.
Lomba Goyang Kreasi Meti Kei, yang merupakan bagian dari Festival Pesona Meti Kei (FPMK) 2025, merupakan sarana penting untuk menanamkan nilai-nilai kebersamaan kepada generasi muda. Lebih dari sekadar hiburan, kegiatan ini merefleksikan semangat masyarakat Kei dalam menjaga harmoni dan kegembiraan bersama.
Menurut Viali, budaya lokal seperti fenomena meti saat air laut surut dan memunculkan hamparan pasir putih, bukan sekadar keindahan alam yang bisa dinikmati. Ia juga merupakan simbol kebesaran Tuhan dan warisan leluhur yang menjadi bagian dari identitas masyarakat Kei.
Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum FPMK sebagai ajang mempererat tali persaudaraan antarwarga, apapun latar belakang agama dan sukunya. Masyarakat Kei telah lama menjadi teladan dalam hal hidup berdampingan secara damai.
“Kita patut bangga, karena di Bumi Larvul Ngabal ini, masyarakat dari berbagai latar belakang agama dan suku hidup terus rukun dan berdampingan. Semangat kebersamaan inilah yang harus kita rawat dan wariskan ke generasi penerus,” ujar Viali.
Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan yang mengangkat potensi budaya dan pariwisata daerah. FPMK telah menjadi agenda tahunan yang dinantikan masyarakat lokal sekaligus menarik perhatian wisatawan dari luar daerah dan mancanegara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....