Maluku Tenggara Angkat Potensi Lokal di Apkasi Expo
- 29 Agt 2025 15:23 WIB
- Tual
KBRN, Langgur: Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara (Pemkab Malra) berpartisipasi dalam Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2025 yang digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, pada 28–30 Agustus 2025. Melalui ajang ini, Pemkab Malra menampilkan potensi pariwisata, kuliner khas, serta produk unggulan UMKM daerah.
Budhi Toffi dari Dinas Pariwisata Malra, menjelaskan stan pameran Pemkab Malra hadir dengan konsep visual Tugu Landmark ikonik yang dilengkapi tulisan hukum adat Larvul Ngabal sebagai identitas kultural masyarakat Kei. Menurutnya, konsep ini menegaskan promosi wisata Malra tidak hanya mengedepankan keindahan alam, tetapi juga nilai adat dan tradisi.
“Kami ingin memperkenalkan Maluku Tenggara sebagai destinasi wisata bahari dengan kekayaan budaya yang unik. Identitas Larvul Ngabal kami tampilkan untuk menegaskan pariwisata di Maluku Tenggara tumbuh bersama kearifan lokal,” ujar Budhi saat dihubungi tim rri.co.id melalui sambungan telepon, Jumat (29/8/2025).
Selain menonjolkan keindahan wisata bahari, stan Pemkab Malra juga memperkenalkan beragam kuliner khas berbahan pangan lokal. Produk seperti olahan enbal, lat (anggur laut), rumput laut, hingga camilan tradisional disajikan bagi pengunjung untuk memperlihatkan kekayaan kuliner Kepulauan Kei.

Tak hanya kuliner, produk batik tulis bermotif khas Kei dan kain eco print dari perajin lokal juga dipamerkan untuk memperkuat promosi. Kehadiran karya kreatif tersebut menunjukkan sektor pariwisata Malra terintegrasi dengan industri kreatif masyarakat.
“Maluku Tenggara membawa rumput laut yang telah masuk Proyek Strategis Nasional (PSN), berbagai olahan enbal, kacang-kacangan, batik tulis dari Desa Werlilir, serta batik eco print dari Desa Watkidat,” kata Budhi.
Lebih lanjut, Budhi menekankan partisipasi Pemkab Malra dalam AOE 2025 selaras dengan komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara. Ia berharap momentum expo ini dapat memperluas promosi sekaligus membuka peluang kerja sama investasi.
“Kami berharap lewat expo ini, Maluku Tenggara semakin dikenal luas dan menjadi tujuan wisata pilihan di Indonesia timur,” ucapnya.
Sebagai informasi, Apkasi Otonomi Expo (AOE) merupakan agenda tahunan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) yang mewadahi 416 pemerintah kabupaten di Indonesia untuk memperkuat kolaborasi, promosi, serta kerja sama antar daerah. Tahun ini, AOE mengusung tema “Produk Lokal Mengglobal” dengan fokus utama pada sektor investasi, perdagangan, pariwisata, dan pengembangan UMKM.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....