Misa Syukur Lingkungan Rohani Mgr. Jacobus Grents MSC, Pentingnya Doa dan Penguatan

  • 31 Agt 2026 05:31 WIB
  •  Tual

Perayaan Misa Syukur Lingkungan Rohani Mgr. Jacobus Grents MSC dengan tema “Semoga Hati Kudus Yesus Dikasihi di Mana-Mana” dilaksanakan di Rukun Santo Yohanes Paulus II, Jalan Cenderawasih, Perumahan Perak, Kelurahan Siwalima, Kecamatan Pulau-Pulau Aru, Kabupaten Kepulauan Aru, Sabtu (29/8/2026) pukul 19.00 WIT.

Ketua Lingkungan Rohani Mgr. Jacobus Grents MSC, Markus Labok, dalam sambutannya mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pembinaan yang digagas Pastor Paroki untuk memperkuat kehidupan iman umat di masing-masing lingkungan.

Ia menyampaikan terima kasih kepada Pastor Paroki yang telah mengunjungi umat di tiga rukun sekaligus memberikan kesempatan kepada umat untuk bersama-sama mengikuti pembinaan dan perayaan Misa.

Menurut Markus, melalui kegiatan tersebut umat diharapkan semakin memahami bagaimana menjadi orang Katolik yang hidup dan berjalan sesuai dengan iman Katolik. Ia juga mengajak seluruh keluarga yang hadir mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh, sehingga hasil pembinaan dapat dibawa pulang dan diterapkan dalam kehidupan pribadi maupun keluarga.

Sementara itu, Gabriel El, mewakili Ketua Dewan Pastoral Paroki (DPP), menjelaskan bahwa kegiatan pembinaan umat tersebut merupakan bagian dari agenda Pastor Paroki dan DPP untuk menyapa umat secara langsung di basis.

Ia mengatakan, program tersebut mengacu pada visi besar Keuskupan Amboina untuk mewujudkan Gereja yang mandiri pada tahun 2043, dengan tema sentral “Berjalan Bersama Membangun Gereja Keuskupan yang Mandiri Tahun 2043.” Menurut Gabriel, salah satu bentuk penerapan program tersebut di tingkat paroki adalah melalui kunjungan dan pembinaan umat secara langsung di lingkungan-lingkungan rohani.

Ia menegaskan, pembangunan Gereja tidak hanya berbicara mengenai pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan kehidupan rohani umat. Karena itu, keluarga menjadi salah satu sasaran utama dalam pembinaan iman.

“Keluarga adalah Gereja kecil atau Ecclesia Domestica, sehingga iman harus terus ditumbuhkan dan diperkuat mulai dari keluarga,” jelasnya.

Gabriel menambahkan, keluarga yang kuat dalam iman akan membentuk rukun yang kuat, lingkungan yang kuat, stasi yang kuat, hingga kehidupan Gereja yang semakin kuat. Dalam kegiatan tersebut, umat juga diberikan kesempatan untuk berbagi pengalaman rohani, khususnya mengenai kehidupan doa dan pengalaman pengampunan dalam keluarga.

Sementara itu, Herman, selaku tim pembina DPP St. Maria de Fatima Dobo Komisi Persekutuan, dalam materi pembinaannya menegaskan bahwa keluarga merupakan tempat yang suci dan kudus, tempat setiap anggota keluarga mencari dan mengalami kehadiran Allah. Menurut Herman, salah satu cara utama untuk menjaga keluarga tetap menjadi tempat yang kudus adalah melalui kehidupan doa.

Ia mengajak umat merefleksikan pengalaman masing-masing, khususnya mengenai bagaimana doa telah memberikan kekuatan dan pertolongan dalam kehidupan keluarga. Herman juga mengajak umat merenungkan pengalaman tentang pengampunan, pertobatan, rasa syukur, dan pengorbanan yang menjadi bagian penting dalam kehidupan iman umat Katolik.

Dalam sesi refleksi, Herman mengajukan pertanyaan kepada umat, “Adakah pengalaman di mana doa benar-benar menyelamatkan keluarga Bapak dan Ibu?”

Pertanyaan tersebut diharapkan menjadi bahan sharing bagi umat untuk melihat kembali peran doa dalam kehidupan keluarga masing-masing.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sharing pengalaman antarumat dan perayaan Misa Syukur. Dalam perayaan Misa, umat juga mendapatkan pengajaran mengenai pentingnya kehidupan pengampunan sebagai bagian dari upaya memperkuat iman dan kehidupan keluarga Katolik.

Perayaan Misa Ekaristi tersebut dipimpin oleh RP. Tino Ulahayanan.

Melalui kegiatan ini, umat diharapkan semakin menyadari bahwa kehidupan Gereja yang kuat harus dimulai dari keluarga sebagai Gereja kecil, dengan menjadikan doa, pengampunan, rasa syukur, dan kasih sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

Pantauan RRI.co.id, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman dan lancar tanpa adanya gangguan yang berarti.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....