KKR Bertajuk Kei Bermazmur Hadirkan Pembinaan Umat Bedampak
- 06 Agt 2026 13:30 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Tual - Dalam upaya nyata mewujudkan pembangunan iman dan kerohanian umat Kristiani, Kepala Penyelenggara Kristen, Pengawas Pendidikan Agama Kristen (PAK), beserta jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tual mengambil peran aktif dalam menyukseskan Ibadah Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) bertajuk "Kei Bermazmur".
Kehadiran dan dukungan penuh dari jajaran Kemenag Kota Tual ini menjadi wujud nyata komitmen instansi dalam menghadirkan wadah pembinaan iman umat yang berdampak.
Acara kerohanian ini merupakan buah kolaborasi sukses bersama Kemenag Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), Pengurus Daerah Persekutuan Gereja-Gereja Pentakosta Indonesia (PGPI) Kota Tual dan Malra, serta STT Kerruso Jakarta.
Ibadah agung yang dipusatkan di Kimson Hotel ini menghadirkan pengkhotbah nasional, Ps. Leo Paisa. Ibadah berlangsung penuh khidmat dan diwarnai antusiasme tinggi dari kurang lebih 450 orang jemaat yang hadir dari berbagai denominasi gereja.
Selain dihadiri langsung oleh Kepala Penyelenggara Kristen Kemenag Tual, Mihel Hans Buiswarin, S.E., beserta Pengawas PAK dan jajaran ASN Kemenag Tual, acara ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting.
Tampak hadir Kepala Seksi Bimas Kristen Kemenag Maluku Tenggara, Intan E. Ukur, M.Si.; Ketua PGPI, Pdt. Johanes Ubro, S.Sos., M.Pd.; serta Wakapolres Kota Tual, Kompol Roni Ferdi Manawan, S.Sos., M.H., yang juga dipercaya sebagai Ketua Panitia KKR Kei Bermazmur. Turut beribadah pula jajaran anggota Kepolisian, prajurit TNI, dan para tamu undangan lainnya.
Dalam pelayanan sabdanya, Ps. Leo Paisa dengan tegas menekankan pentingnya kehidupan yang diubahkan melalui pertobatan sejati. Ia mengingatkan jemaat untuk meninggalkan gaya hidup lama layaknya "orang mati", yakni kehidupan yang masih terbelenggu oleh akar pahit, dendam, kemarahan, dan iri hati.
"Mari kita kenali sumber kehidupan yang sejati, yaitu Yesus. Sehingga lewat keberadaan hidup kita, kita dapat menjadi berkat serta menjadi sarana pekerjaan Tuhan bagi orang lain di sekitar kita," ajak Ps. Leo.
Pesan firman Tuhan tersebut semakin menyentuh manakala Ps. Leo membagikan kesaksian pribadinya tentang masa lalunya yang kelam. Ia bersaksi bahwa sejak perjumpaannya dengan Tuhan, kehidupannya terus diubahkan dari hari ke hari dan kini dipakai semakin tajam sebagai alat bagi kemuliaan-Nya. Kesaksian ini menjadi berkat dan penguatan iman tersendiri bagi seluruh jemaat.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Panitia KKR, Kompol Roni Ferdi Manawan, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bersinergi.
Ia juga menambahkan arahannya agar semangat dari KKR ini diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, di mana umat Kristiani harus terus menjaga keamanan, kerukunan, dan menjadi terang di tengah masyarakat Kepulauan Kei.
Sementara itu, Ketua PGPI, Pdt. Johanes Ubro, dalam sambutannya turut menyampaikan rasa syukur. "Selamat datang di daerah kami kepada Ps. Leo.
“Kami berharap firman yang disampaikan pada ibadah ini dapat dipahami, diikuti, serta dianggap sebagai sebuah pesan profetik yang harus kita tangkap bersama," ungkapnya,
Rangkaian lawatan rohani "Kei Bermazmur" ini belum berakhir. Rencananya, pada esok hari ibadah KKR serupa akan dikhususkan untuk melayani kaum Pemuda, yang akan diselenggarakan di GBI ROCK Tual.
Keterlibatan aktif Kepala Penyelenggara Kristen, para Pengawas PAK, dan ASN Kemenag Kota Tual dalam menyukseskan KKR "Kei Bermazmur" ini menegaskan fungsi pelayanan Kemenag sebagai motor penggerak pembangunan iman umat.
Diharapkan, melalui momentum rohani dan pesan profetik yang telah ditaburkan, sinergi yang terbangun dapat terus terpelihara, dan kehidupan spiritual umat Kristiani di Kota Tual maupun Maluku Tenggara semakin diperbaharui. Pada akhirnya, umat dapat menjadi agen-agen pembawa damai sejahtera yang berdampak positif bagi kemajuan daerah dan kemuliaan Tuhan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....