Wakil Ketua I DPRD Aru: Kunjungan Hi. Isam ke Arsel Meninjau Lokasi Rencana Investasi

  • 03 Agt 2026 15:17 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Dobo - Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Kepulauan Aru, Udin Belsigaway, menjelaskan bahwa kunjungan Haji Isam ke Kecamatan Aru Selatan bertujuan meninjau lokasi rencana investasi di Desa Fafjetur sekaligus bertemu masyarakat untuk membahas berbagai hal teknis serta aspirasi warga terkait rencana investasi tersebut.

Dalam keterangannya kepada rri.co.id di Café Gospel, Sabtu (1/8/2026), Udin mengatakan berdasarkan informasi yang diperoleh dari pihak perusahaan, terdapat sekitar sembilan poin tuntutan masyarakat yang menjadi perhatian sebelum investasi dijalankan.

Salah satu tuntutan utama masyarakat adalah agar tenaga kerja yang direkrut berasal dari masyarakat asli setempat. Menurut Udin, Haji Isam menyampaikan bahwa pada tahap awal perusahaan belum dapat memenuhi permintaan perekrutan 100 persen tenaga kerja lokal. Namun, dalam jangka waktu lima hingga enam tahun ke depan, perusahaan berkomitmen memberikan perhatian khusus sehingga tenaga kerja lokal dapat mendominasi.

Udin juga mengaku sempat bertemu Haji Isam di Bandara Rar Gwamar Dobo sebelum rombongan berangkat ke Aru Selatan. Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa DPRD memiliki fungsi pengawasan terhadap setiap rencana investasi yang masuk ke Kabupaten Kepulauan Aru.

"DPRD memiliki mekanisme sendiri. Kami akan memanggil pihak perusahaan melalui rapat dengar pendapat agar seluruh proses investasi dilakukan secara terbuka dan masyarakat mengetahui manfaat yang akan diperoleh," ujarnya.

Menurut Udin, Haji Isam juga menyampaikan dua skema yang ditawarkan dalam pengembangan usaha peternakan sapi. Skema pertama, perusahaan mengelola peternakan sementara kebutuhan pakan dipasok masyarakat setempat. Skema kedua, masyarakat diberikan kesempatan memelihara sapi milik perusahaan yang nantinya akan dibeli kembali oleh perusahaan.

Terkait waktu dimulainya investasi, Udin mengatakan hingga saat ini belum ada kepastian. Ia memperkirakan setelah kunjungan Haji Isam berakhir, pihak perusahaan akan kembali melakukan sosialisasi dan dialog dengan masyarakat sebelum memasuki tahap operasional.

Mengenai respons masyarakat Desa Fafjetur, Udin mengaku tidak ikut dalam rombongan kunjungan tersebut. Namun, berdasarkan pengalaman saat melakukan kunjungan bersama Bupati sebelumnya, antusiasme masyarakat cukup tinggi. Ia menegaskan DPRD akan selalu mengawal aspirasi masyarakat.

"Kalau masyarakat menerima investasi, DPRD akan mengawal seluruh persyaratan yang menjadi kepentingan masyarakat," kata Udin.

Udin juga menyampaikan informasi yang diterimanya bahwa setelah menyelesaikan kunjungan di Kepulauan Aru, Haji Isam bersama rombongan dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke Merauke, Papua.

Menanggapi adanya spanduk penolakan terhadap Haji Isam yang terpasang di sejumlah lokasi, Udin menilai hal tersebut merupakan bagian dari kebebasan berpendapat dalam negara demokrasi. Namun demikian, ia menegaskan seluruh proses investasi di Kepulauan Aru harus dilakukan secara terbuka agar manfaatnya dapat diketahui masyarakat.

Di akhir keterangannya, Udin mengimbau masyarakat agar tidak terburu-buru memberikan penilaian terhadap rencana investasi tersebut. Menurutnya, seluruh proses masih berada pada tahap awal dan masih akan melalui berbagai mekanisme, termasuk pembahasan bersama DPRD. Udin menekankan bahwa pihak DPRD akan memanggil pihak perusahaan untuk menjelaskan seluruh rencana investasi, manfaat bagi masyarakat lokal, serta berbagai ketentuan yang akan diterapkan.

“Kami diberi amanah oleh masyarakat untuk mengawal aspirasi rakyat, sehingga seluruh proses harus berjalan secara transparan dan sesuai mekanisme," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....