Imbauan Kamtibmas Polres Kepulauan Aru di Gereja Santo Yosep Dobo

  • 16 Jun 2026 09:35 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Tual : Kepala Bagian Sumber Daya Manusia (Kabag SDM) Polres Kepulauan Aru, AKP Penma, SH, menyampaikan imbauan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) kepada umat Katolik usai Misa Ekaristi Minggu Biasa XI di Gereja Santo Yosep Dobo, Minggu (14/6/2026).

Dalam penyampaiannya, AKP Penma menjelaskan bahwa situasi keamanan di Kabupaten Kepulauan Aru akhir-akhir ini memerlukan perhatian bersama. Menurutnya, sejumlah permasalahan yang terjadi di tengah masyarakat, telah menimbulkan keresahan dan berpotensi mengganggu ketertiban umum.

“Bapak, Ibu, dan saudara-saudari tentu bertanya mengapa saya berdiri di tempat ini. Hal ini karena situasi di daerah kita sudah tidak senyaman sebelumnya. Kita melihat berbagai kejadian yang merugikan masyarakat mulai menjadi fenomena yang tidak biasa,” ujarnya.

Ia menyoroti keterlibatan berbagai pihak dalam sejumlah peristiwa yang terjadi belakangan ini, dan mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi. Menurutnya, kondisi pemukiman di Kota Dobo yang padat penduduk serta sebagian besar rumah yang masih berbahan kayu dapat memperbesar dampak apabila terjadi konflik maupun kebakaran.

AKP Penma juga menyampaikan pesan Bupati Kepulauan Aru yang meminta seluruh masyarakat untuk menahan diri dan tidak melakukan tindakan yang dapat memperkeruh situasi.

“Pesan Bupati sangat jelas, yaitu semua pihak harus menahan diri, tetap berada di lingkungan masing-masing, dan tidak melakukan pergerakan yang dapat memicu konflik baru,” kata Penma.

Selain itu, ia mengungkapkan adanya informasi dari Badan Intelijen Negara (BIN) yang mengingatkan pemerintah daerah untuk mewaspadai berbagai gerakan yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan, baik di daerah maupun secara nasional.

Dalam kesempatan tersebut, AKP Penma juga menyinggung pertikaian yang sempat terjadi antara warga Desa Salarem dan Desa Kalar-Kalar. Ia mengapresiasi langkah Bupati Kepulauan Aru yang telah turun langsung menemui kedua kelompok guna mendorong penyelesaian secara damai.

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi yang beredar di media sosial, terutama ajakan untuk melakukan penyerangan maupun tindakan kekerasan.

“Jangan terpancing dengan informasi atau ajakan yang beredar di media sosial. Jika kita terprovokasi, maka yang dirugikan adalah kita sendiri dan masyarakat secara keseluruhan,” tegasnya.

AKP Penma juga mengapresiasi Ketua Dewan Paroki serta umat yang telah menjaga simbol-simbol gereja agar tidak digunakan dalam kegiatan yang dapat menimbulkan kesalahpahaman maupun konflik.

Di akhir imbauannya, ia mengingatkan bahwa setiap tindakan yang mengarah pada penyerangan, membawa senjata tajam, pembakaran, maupun kekerasan bersama dapat dikenakan sanksi hukum sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Kami berharap seluruh masyarakat dapat menjaga keamanan dan ketertiban bersama demi terciptanya situasi yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Kepulauan Aru,” tutupnya.

Kegiatan penyampaian imbauan Kamtibmas tersebut juga dilaksanakan di berbagai gereja di Kota Dobo, baik gereja Katolik, gereja Protestan, maupun gereja-gereja aliran lainnya.

(Reporter: Bosco Korisen)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....