Wakil Bupati Aru Buka Pendidikan dan Pelatihan 60 Calon Paskibraka 2026
- 21 Jul 2026 20:17 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Dobo : Wakil Bupati Kepulauan Aru, Drs. Mohamad Djumpa, M.Si., secara resmi membuka Pendidikan dan Pelatihan Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Kepulauan Aru Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Lantai 2 Gedung BPKAD Kabupaten Kepulauan Aru, Selasa (21/7/2026) pukul 15.29 WIT.
Turut hadir Kepala BPKAD sekaligus Plh. Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Aru, Adolof Pokar, Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Aru, Silfana Looy, Wakapolres Kepulauan Aru, Kompol Djesy Batara, S.Sos., Danramil 1503-03/Dobo, Kapten Inf. Edy Pattimin, Dandenpomal Lanal Aru, Kapten Laut (PM) Agus Dwi Purnomo, Kepala Subbagian Pembinaan Kejaksaan Negeri Kepulauan Aru, Semuel Unawekla, S.H., Kepala Kesbangpol Kepulauan Aru, Yoel Gaite, para Asisten Sekda, guru SMA/SMK se-Kabupaten Kepulauan Aru, serta para pembina dan pelatih Paskibraka.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kepulauan Aru menyampaikan bahwa menjadi anggota Paskibraka bukan hanya tentang kemampuan baris-berbaris dan mengibarkan bendera Merah Putih, tetapi juga merupakan bentuk tanggung jawab sebagai generasi muda sekaligus representasi masa depan Kabupaten Kepulauan Aru.

“Menjadi seorang Paskibraka bukan sekadar tentang baris-berbaris atau mengibarkan bendera. Lebih dari itu, kalian adalah pemuda-pemudi pilihan yang telah melewati proses seleksi. Kalian merupakan representasi masa depan Kabupaten Kepulauan Aru,” ujarnya.
Ia menegaskan, selama mengikuti pendidikan dan pelatihan, para calon Paskibraka diharapkan dapat meningkatkan kedisiplinan, membentuk karakter, serta memperkuat jiwa nasionalisme. Wakil Bupati juga berpesan kepada para instruktur dan tim pelatih agar membina para calon Paskibraka dengan disiplin tinggi, namun tetap mengedepankan pendekatan humanis dan edukatif serta memperhatikan keselamatan dan kesehatan peserta.
“Bentuklah mereka menjadi pribadi yang berkarakter. Saya menitipkan anak-anak kita ini kepada para instruktur dan tim pelatih,” kata Wabup.
Sebanyak 60 calon Paskibraka dinyatakan lolos seleksi dari ratusan peserta yang berasal dari berbagai sekolah tingkat SMA, SMK, dan MA di Kabupaten Kepulauan Aru.
Wakil Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berhasil melewati proses seleksi. Menurutnya, menjadi calon Paskibraka merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar.
Ia berharap, pada tahun ini kembali terdapat putra-putri terbaik Kabupaten Kepulauan Aru yang dapat mewakili Provinsi Maluku dalam pelaksanaan upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di tingkat nasional.
Sebelumnya, pada pelaksanaan upacara HUT ke-80 Kemerdekaan RI tahun 2025, salah satu peserta Paskibraka asal Kabupaten Kepulauan Aru berhasil mewakili Provinsi Maluku dalam upacara di Istana Merdeka, Jakarta.

“Kami berharap tahun ini ada adik-adik kita yang dapat mengikuti pelaksanaan upacara bendera pada 17 Agustus di Istana Merdeka, mewakili Provinsi Maluku,” harapnya.
Selain itu, Wakil Bupati meminta tim kesehatan untuk selalu mendampingi para peserta selama proses latihan yang berlangsung kurang lebih 25 hari, mulai 20 Juli hingga menjelang pelaksanaan upacara 17 Agustus 2026.
Ia menekankan pentingnya kesiapan tim kesehatan, termasuk penyediaan obat-obatan sesuai kebutuhan, guna mengantisipasi berbagai kemungkinan selama proses pendidikan dan pelatihan berlangsung.
Pendidikan dan Pelatihan Calon Paskibraka Kabupaten Kepulauan Aru tahun 2026 kemudian secara resmi dinyatakan dibuka oleh Wakil Bupati Kepulauan Aru, mewakili Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Aru.
“Saya menyatakan Pendidikan dan Pelatihan Calon Paskibraka Kabupaten Kepulauan Aru Tahun 2026 secara resmi dibuka,” tandasnya.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Wakil Bupati Kepulauan Aru, Drs. Mohamad Djumpa, M.Si., melakukan pemasangan tanda pengenal dan topi secara simbolis kepada calon Paskibraka Kabupaten Kepulauan Aru Tahun 2026.
Selain itu, Bendera Merah Putih secara simbolis diserahkan kepada pihak pelatih Paskibraka Kabupaten Kepulauan Aru Tahun 2026 sebagai bagian dari rangkaian pembukaan pendidikan dan pelatihan.
Penyerahan bendera tersebut menjadi simbol dimulainya tanggung jawab para pelatih dalam membina dan melatih calon Paskibraka agar memiliki kedisiplinan, tanggung jawab, jiwa nasionalisme, serta kesiapan melaksanakan tugas pengibaran Sang Merah Putih pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....