Banyak TK di Aru Tidak Aktif, Guru Terbatas
- 02 Mei 2026 17:09 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Tual : Dari total sekitar 186 lembaga Taman Kanak-Kanak (TK) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Kepulauan Aru, sejumlah TK dilaporkan tidak aktif akibat keterbatasan tenaga pendidik.
Kepala Bidang PAUD dan PNF Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kepulauan Aru, Istenly Utuwaly, mengatakan bahwa meskipun banyak TK tidak berjalan, terdapat kepedulian dari guru SD yang secara sukarela membantu mengajar.
“Banyak guru SD yang membantu menghidupkan TK, meskipun mereka tidak secara resmi di-SK-kan sebagai guru TK. Ini dilakukan agar anak-anak tetap mendapatkan pendidikan dasar sebelum masuk SD,” jelasnya.
Namun demikian, permasalahan tetap muncul karena aturan tidak memungkinkan guru SD atau SMP secara langsung diangkat menjadi kepala sekolah atau guru tetap di jenjang PAUD. Hal ini membuat keberlangsungan TK di sejumlah desa masih belum stabil.
Sebagai langkah penanganan, Dinas Pendidikan berencana melakukan sosialisasi kepada guru-guru yang memiliki kompetensi agar bersedia mengisi kekosongan di TK, meskipun sifatnya masih sukarela.
Di sisi lain, pengelolaan PAUD nonformal seperti Kelompok Bermain (KB), Satuan PAUD Sejenis (SPS), dan Taman Penitipan Anak (TPA) dinilai relatif tidak bermasalah. Sebab, lembaga tersebut dikelola masyarakat dan lebih fleksibel dalam menentukan tenaga pengajar, termasuk yang berlatar belakang pendidikan SMA dengan pengalaman nonformal.
Untuk meningkatkan kualitas pengajaran, pemerintah daerah juga telah menggelar berbagai pelatihan dan penguatan kapasitas bagi para pendidik PAUD, khususnya bagi yang belum memiliki kualifikasi formal.
Selain itu, perhatian terhadap pendidikan anak usia dini juga datang dari pemerintah daerah bersama Bunda PAUD Kabupaten, yang turut mendorong pemberian insentif bagi para tenaga pendidik.
“Pemerintah daerah sangat serius memperhatikan pendidikan PAUD, termasuk melalui dukungan insentif dan pelatihan bagi para guru,” tutup Utuwaly.
Dengan berbagai langkah tersebut, diharapkan kualitas dan keberlangsungan pendidikan anak usia dini di Kepulauan Aru dapat terus meningkat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....