Pendampingan Desa Cantik Dorong Kemandirian Data Desa hingga Tingkat Nasional
- 02 Mei 2026 01:32 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Langgur - Pendampingan dalam program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) menjadi kunci dalam mendorong kemandirian desa mengelola data yang akurat dan relevan. Wakil Bupati Maluku Tenggara, Charlos Viali Rahantoknam, menegaskan hal itu dalam rangkaian kegiatan pencanangan dan pembinaan Desa Cantik di Ohoidertawun, Kamis (30/4/2026).
Ia menjelaskan, kegiatan pembinaan diawali dengan pencanangan dan sosialisasi sebelum dilanjutkan dengan pendampingan intensif di tiga desa sasaran. Pendampingan tersebut bertujuan agar pemerintah desa mampu mengelola data secara mandiri sesuai kebutuhan pembangunan di wilayah masing-masing.
“Kegiatan pembinaan Desa Cinta Statistik dimulai dengan pencanangan dan sosialisasi, kemudian dilanjutkan dengan pendampingan pada desa-desa yang menjadi sasaran,” kata Rahantoknam.
Rahantoknam menekankan, melalui pendampingan tersebut desa didorong untuk melakukan pendataan secara mandiri sehingga menghasilkan data yang mutakhir. Hal ini bertujuan agar setiap desa memiliki karakteristik dan tantangan pembangunan yang berbeda.
“Desa dapat melakukan pendataan secara mandiri sesuai kebutuhan agar data yang dihasilkan merupakan data terkini dan relevan,” ujarnya.
Kelengkapan dan akurasi data menjadi penentu utama ketepatan sasaran pembangunan yang direncanakan pemerintah. Oleh karena itu pengelolaan data tidak dilakukan secara sembarangan.
“Kalau datanya lengkap dan akurat, pasti sasarannya tepat, jadi data ini jangan main-main,” ucap Rahantoknam.
Rahantoknam menegaskan data yang dikumpulkan di tingkat desa memiliki peran strategis hingga ke tingkat nasional. Data tersebut tidak hanya digunakan di tingkat Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tetapi juga menjadi rujukan dalam pengambilan kebijakan di tingkat pusat.
Program Desa Cantik berkontribusi dalam membina aparatur desa agar mampu menyusun program pembangunan berbasis data. Dengan demikian, data yang dihasilkan desa dapat memenuhi prinsip Satu Data Indonesia dan dimanfaatkan hingga tingkat nasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....