Pembangunan 50 Rumah Subsidi Aru Capai 50 Persen
- 02 Mar 2026 11:06 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Tual - Pembangunan 50 unit perumahan subsidi tahun anggaran 2025 yang dikerjakan oleh CV Putra Aru Pratama, telah mencapai 50 % rampung.
Pemilik CV Putra Pratama Jafar Hamu kepada RRI, Kamis (26/02/2026), bertempat di lokasi pembangunan mengatakan, tahun 2025 lalu, kabupaten Kepulauan Aru mendapatkan 200 unit perumahan subsidi, yang diperuntukkan kepada ASN, TNI-Polri dan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dan pihaknya dipercayakan untuk membangun 50 unit rumah, yang peletakkan batu pertamanya dilaksanakan pada tanggal 17 Desember 2025.
“Di tahun 2025, kabupaten Kepulauan Aru memperoleh 200 unit rumah subsidi, lalu Bupati percayakan kepada CV Putra Aru Pratama 50 unit. Peletakkan batu pertama di tanggal 17 Desember 2025”, kata Jafar.
Dijelaskan, perkembangan yang ada saat ini mengisyaratkan bahwa kabupaten Kepulauan Aru sudah siap untuk melaksanakan Perumahan KPR BTN.
Dikatakan, meskipun progres pekerjaan telah mencapai 50 %, namun pihaknya belum menerima sepeserpun dana dari pihak BTN.
Walaupun belum menerima pembayaran, namun pihak kontraktor tetap melanjutkan pekerjaan, dengan mengandalkan modal sendiri. Jafar mengatakan, lahan yang digunakan untuk membangun unit-unit rumah tersebut adalah miliknya, sehingga tidak menyulitkan dalam proses pekerjaan.
.webp)
Ditambahkan, sebanyak 15 buah rumah telah dibangun, dengan mengandalkan modal sendiri.
Menurut Jafar, keterangan yang didapatkan terkait pembangunan rumah tersebut, dikarenakan BTN menilai semua pengemban di provinsi Maluku belum memenuhi syarat. Untuk memenuhi syarat tersebut, maka pengemban harus membangun 5 unit rumah, agar mendapatkan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan BTN.
“Sampai saat ini, pekerjaan sudah mencapai 50 persen, itu juga 50 persen dari 15 unit, sampai saat ini dari pihak BTN belum memberikan sepeser duitpun kepada kami”
Jafar Hamu mengungkapkan, tanah miliknya yang telah dimanfaatkan untuk membangun 15 unit rumah, seluas 2 hektare, sementara keseluruhan lahan yang dubutuhkan dalam proyek ini, yaitu seluas 4 hektare.
Terkait persoalan yang dihadapi, maka pemilik CV Putra Aru Pratama mengharapkan komunikasi dapat dilakukan oleh pihak BTN dengannya, agar dapat mewujudkan harapan semua pihak, terutama dalam pemenuhan kebutuhan hunian yang layak bagi masyarakat di wilayah ini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....