Layanilah Umat Dengan Tekun Sesuai Kasih Allah
- 23 Feb 2026 18:23 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Langgur - Ketua Majelis Jemaat GPM Langgur, Pdt. Ny. M. Lekatompessy dalam pidatoya mengatakan, rasa syukur dan terima kasih untuk penyertaan dan kasih setia Allah di dalam Yesus Kepala Gereja, memungkinkan tanggungjawab menanam dan menyiram sesuai amanat panggilan Gereja dapat dilaksanakan di sepanjang tahun 2025, Minggu (22/2/2026).
Dikatakan, dalam tantangan, tetapi juga dalam keberhasilan-keberhasilan dicapai di pelayanan kasih Tuhan begitu sempurna, karena Jemaat ini mengandalkan Tuhan, olehnya itu anugrah dan berkat kehidupan menjadi kenyataan hidup yang sangat luar biasa yang dialami oleh Jemaat.
Pendeta Lekatompessy juga mengungkapkan, Pengalaman iman, dan kasih setia Tuhan, membuat Jemaat mengandalkan Tuhan, dan memberi diri sebagai pelayanan umat untuk selalu setia dalam pekerjaan pelayanan yang Tuhan percayakan di Tahun pelayanan 2025 telah dilewati bersama.
“Kita berkumpul kembali dalam semangat hidup orang saudara. Sebagai satu keluarga awal, di persidangan yang ke-28, kita akan mengumuli panggilan kita selaku gereja yang mengemban misi Tuhan bersama di tengah-tengah perubahan “, katanya.
Menurutnya, Persidangan Jemaat yang digelar setiap tahun pada Jenjang Kepemimpinan Gereja Protestan Maluku di tingkat Jemaat, salah satunya melakukan evaluasi seluruh program dan kegiatan pelayanan serta anggaran pendapatan dan belanja, rekomendasi-rekomendasi.
“Selain evaluasi Kita juga menetapkan RPPJ 2026-2030, mengevaluasi program, kegiatan, serta anggaran pendapatan belanja Jemaat tahun 2025 dan merupakan produk keputusan sidang ke-27 tahun 2025”, tegasnya.
Pendeta Lekatompessy menyatakan, Jemaat GPM Anugrah telah menetapkan 117 kegiatan serta 13 butir rekomendasi, namun terealisir sebanyak 83 kegiatan atau 79,9 persen dan yang tidak teralisasi 34 kegiatan atau 29,05 persen, sementara rekomendasi di persidangan ke-27, realisasi dari 13 rekomendasi, 12 rekomendasi dengan nilai capaian 92,30 persen .
“ Persidangan ke-28 Jemaat GPM Anugerah yang digelar dalam tema besar Anugrah Allah Melengkapi dan Meneguhkan Gereja Menuju Satu Abad GPM dan sub-tema Layanilah Umat Dengan Tekun Sesuai Kasih Allah”, ucapnya.
Pendeta Lekatompessy menegaskan, Tema sentral ini mengingatkan Perjalanan GPM di masa lampau dan masa depan menuju satu abad dalam karya rohnya yang kudus melengkapi dan meneguhkan gereja di tengah-tengah tantangan zaman, mengajak dan mengarahkan pandangan kepada Tuhan Yesus ketika berada pada minggu sengsara.
Seluruh Jemaat diminta kehidupan ke depan dalam tanggung jawab Anugrah yang diterima melalui pengorbanannya menjadi sumber kekuatan melayani dengan tekun, setia, bertanggung jawab melayani dengan hati mengutamakan keteladanan dan pengorbanan diri bukan sekedar melayani tetapi merasa memiliki pelayanan dalam melayani.
Pendeta Lekatompessy mengulas, program kegiatan strategi maupun dinamika berpelayanan kapasitas dalam spiritualitas pelayan harus ditingkatkan untuk terus melayani dan menjadi berkat bagi jemaat yang dipercayakan, pendidikan intergenerasional, nilai-nilai iman yang diwariskan secara turun-temurun dan proses ini membutuhkan pembinaan yang dimulai dari keluarga.
“Kegiatan binakel tidak sekedar kita melaporkan tetapi benar-benar bina keluarga dilaksanakan karena keluarga adalah basis dari pembinaan jemaat ini yang tersebar di unit-unit pelayanan, penguatan ketahanan iman yang dilakukan dengan program-program strategi yang kemudian diprogramkan tahun pertama 2026 dan pendidikan menjadi faktor penting”, tegasnya.
Pendeta Lekatompessy menilai, Pendidikan anak tidak hanya memiliki kecerdasan secara intelektual tetapi juga mereka harus memiliki gaya hidup dan karakter etika hidup yang menggambarkan siapa sebenarnya Tuhan yang mereka percaya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....