Keluhan Warga Ditindaklanjuti, DLH Malra Amankan Akses Bandara

  • 06 Feb 2026 17:22 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Langgur - Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Maluku Tenggara, Corneles Rettob, merespons keluhan warga terkait keberadaan pohon dan ranting kering di ruas jalan menuju Bandara Karel Sadsuitubun, Langgur. Keluhan tersebut disampaikan masyarakat melalui program Halo RRI pada, Kamis (5/2/2026), yang menyoroti potensi bahaya bagi keselamatan pengguna jalan.

Menanggapi laporan tersebut, Corneles menyampaikan apresiasi kepada masyarakat atas kepedulian terhadap keselamatan lalu lintas, khususnya di jalur vital menuju bandara. Ia menegaskan pemeliharaan dan pembersihan pohon, termasuk ranting dan pohon kering di badan jalan, merupakan tanggung jawab DLH Kabupaten Maluku Tenggara.

“Kami mengucapkan terima kasih atas simpati dan perhatian masyarakat terhadap keamanan lalu lintas menuju bandara. Pohon kering dan ranting yang mengganggu memang menjadi tanggung jawab kami untuk ditangani,” ujar Corneles Rettob saat dihubungi tim rri.co.id melalui sambungan telepon, Jumat (6/2/2026).

Corneles mengakui dirinya telah beberapa kali melihat langsung kondisi pohon kering di ruas jalan tersebut dan menilai keberadaannya cukup mengganggu. Namun demikian, upaya penanganan dilakukan secara bertahap mengingat keterbatasan anggaran operasional akibat kebijakan efisiensi.

Ia menjelaskan keterbatasan anggaran, terutama untuk kebutuhan bahan bakar dan operasional lapangan, menjadi tantangan tersendiri bagi DLH. Meski begitu, pihaknya tetap berkomitmen melakukan pemangkasan ranting dan pembersihan pohon secara bertahap demi menjaga keselamatan masyarakat.

“Kami tetap berusaha, walaupun dengan keterbatasan anggaran yang sedang diefisiensikan. Akses menuju bandara akan segera ditindaklanjuti, ada dua pohon yang akan kami bersihkan agar pengguna jalan merasa aman,” ucapnya.

Corneles memastikan petugas DLH akan segera diterjunkan untuk menangani pohon kering di jalur menuju Bandara Karel Sadsuitubun dalam waktu dekat. Ia juga mengimbau masyarakat untuk terus melaporkan kondisi lingkungan yang berpotensi membahayakan agar dapat segera ditangani oleh pemerintah daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....