Ops Keselamatan Salawaku Diharapkan Meminimalisir Pelanggaran Lalulintas
- 03 Feb 2026 09:28 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Langgur - Polres Maluku Tenggara melaksanakan apel gelar pasukan dalam rangka Operasi Keselamatan Salawaku 2026, di halaman Mako Polres, Senin (02/02/2026). Wakapolres Kompol Jufri Djawa bertindak sebagai pemimpin apel.

Saat membacakan amanat Kapolda Maluku, ditekankan bahwa operasi keselamatan salawaku 2026 dilaksanakan selama 14 hari sebagai upaya cipta kondisi dalam mengantisipasi meningkatnya aktivitas dan mobilitas masyarakat menjelang hari raya idul fitri 1447 hijriah, yang berdampak pada potensi pelanggaran, kecelakaan,dan kemacetan lalu lintas. Oleh karena itu, operasi ini diarahkan untuk membangun disiplin dan kesadaran masyarakat melalui pendekatan preemtif dan preventif, serta didukung penegakan HUKUM yang selektif, proporsional, dan humanis terhadap pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan.
Lebih lanjut dijelaskan, operasi keselamatan salawaku 2026 tidak berorientasi pada penindakan, melainkan lebih menonjolkan pada edukasi, himbauan & sosialisasi serta merangkul seluruh stakeholder terkait maupun pengguna jalan untuk berperan aktif dalam upaya menciptakan kamseltibcar lantas yang kondusif sehingga pelaksanaan operasi ketupat
2026 dapat berjalan secara lebih aman, tertib, dan terkendali.
Djawa juga menegaskan ada delapan (8) poin penting yang ditekankan Kapolda kepada seluruh jajaran personil Polda Maluku, yakni:
1. Laksanakan deteksi dini dan pemetaan wilayah secara akurat terhadap lokasi rawan pelanggaran, kecelakaan, dan kemacetan sebagai dasar pengambilan keputusan dan langkah pengamanan yang tepat sasaran.
2. Perkuat sinergi dengan instansi terkait dalam pemetaan jalur mudik, jalur balik, dan kawasan wisata, guna menjamin kelancaran arus lalu lintas.
3. intensifkan kegiatan pembinaan dan penyuluhan kepada masyarakat secara humanis dan berkelanjutan, baik melalui sosialisasi langsung maupun pemanfaatan media cetak, elektronik, dan media sosial, tentang tata cara berlalu lintas yang berkeselamatan.
4. Laksanakan sosialisasi kepada pengusaha angkutan barang dan perorangan terkait pembatasan operasional kendaraan, khususnya angkutan dengan sumbu tiga ke atas, demi menjaga kelancaran arus mudik dan balik lebaran.
5. optimalkan pelaksanaan ramp check bersama instansi terkait pada titik-titik strategis untuk memastikan kelayakan administrasi, kondisi teknis kendaraan, serta kesehatan pengemudi bus umum maupun pariwisata.
6. Tingkatkan kegiatan pengaturan, penjagaan, dan patroli pada titik rawan pelanggaran, kecelakaan, dan kemacetan, sebagai bentuk kehadiran negara dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.
7. Lakukan penegakan hukum secara profesional terhadap kendaraan pribadi yang digunakan sebagai angkutan umum atau travel ilegal guna menciptakan persaingan usaha yang sehat dan keselamatan pengguna jalan.
8. maksimalkan penindakan pelanggaran lalu lintas melalui pemanfaatan etle, baik statis maupun mobile, serta penindakan langsung yang mengedepankan prinsip keadilan dan edukasi.
Diharapkan selama 14 hari pelaksanaan ini, dapat menekan dan meminimalisir angka pelanggaran lalu lintas serta kecelakaan di jalan raya.
Adapun personil yang terlibat dalam pasukan upacara yaitu:
1 (satu) SST PJU Polres Malra
1 (satu) SST Sat Samapta Polres Malra
1 (satu) SST gabungan staf Polres Malra
1 (satu) SST Sat Lantas Polres Malra
1 (satu) SST gabungan Satreskrim, Satintelkam dan Satresnarkoba Polres Malra.

Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....