Hewan Kurban Bebas Cacat dan Jaga Kesempurnaan Syariat

  • 22 Mei 2026 08:20 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Tual - Menjelang Hari Raya Idul Adha, Pemerintah Kota Tual melalui Dinas Pertanian menggelar kegiatan Pembekalan Panduan Sukarelawan Pemeriksaan Hewan Kurban.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Walikota Tual ini berjalan penuh khidmat dan dihadiri oleh puluhan sukarelawan yang siap diterjunkan ke masyarakat, Kamis (21/5/2026).

Hadir sebagai pemateri, Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Kasubag TU) Kantor Kementerian Agama Kota Tual, M. Jusman Rivay Rumra, S.Ag., M.Pd.

Dalam paparannya, membedah secara mendalam mengenai pentingnya peran sukarelawan dalam mengawal proses ibadah kurban, baik dari sudut pandang syariat Islam maupun kesehatan masyarakat.

M. Jusman Rivay Rumra menegaskan bahwa pemeriksaan hewan kurban bukan sekadar rutinitas teknis medis, melainkan bagian krusial dalam menjaga kesempurnaan syariat ibadah kurban itu sendiri.

Hewan yang dikurbankan harus memenuhi kriteria syar'i, seperti cukup umur dan bebas dari cacat fisik yang menggugurkan keabsahannya.

Lebih lanjut, Rumra menjelaskan bahwa keterlibatan aktif para sukarelawan di lapangan adalah garda terdepan untuk memastikan kesehatan umat.

Melalui pemeriksaan yang ketat, daging kurban yang didistribusikan kepada masyarakat dijamin memenuhi prinsip ASUH, yaitu Aman, Sehat, Utuh, dan Halal.

"Melalui panduan ini, kita ingin memastikan bahwa hewan kurban yang disembelih tidak hanya sah secara fikih, tetapi juga higienis dan aman konsumsi. Ini adalah ikhtiar kita bersama untuk menjaga ketenteraman batin umat sekaligus kesehatan fisik mereka," ujar Kasubag TU di sela-sela materinya.

Melalui pembekalan ini, disisipkan harapan besar agar seluruh sukarelawan yang telah dilatih dapat menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab, jeli, dan profesional saat melakukan penyisiran di tempat-tempat penampungan maupun pemotongan hewan.

Sinergi antara Dinas Pertanian dan Kementerian Agama ini diharapkan mampu meminimalisir risiko penularan penyakit hewan dan menjamin kualitas ibadah kurban di Kota Tual meningkat dibanding tahun-tahun sebelumnya

Pesan utama yang ditekankan dalam materi kali ini adalah bahwa ibadah kurban mengintegrasikan dua dimensi penting: hubungan vertikal kepatuhan kepada Allah SWT (hablum minallah) dan hubungan horizontal kepedulian sosial terhadap sesama manusia (hablum minannas).

Memastikan kelayakan hewan kurban adalah bentuk pemuliaan terhadap esensi ibadah itu sendiri dan perlindungan nyata bagi hak-hak konsumen daging kurban.

Acara yang berlangsung interaktif ini diakhiri dengan sesi tanya jawab antara peserta dan pemateri. Melalui pembekalan yang matang ini, Pemerintah Kota Tual bersama Kemenag optimis bahwa pelaksanaan penyembelihan hewan kurban di wilayah Tual akan berjalan dengan aman, tertib, dan sepenuhnya sesuai dengan tuntunan syariat serta standar kesehatan yang berlaku.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....