Ahli Gizi Puskesmas Wab: PMT Berbasis Pangan Lokal Efektif Cegah Stunting
- 19 Jun 2026 18:19 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Langgur - Pembekalan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis pangan lokal bagi ibu hamil Kekurangan Energi Kronis (KEK) dan balita dengan berat badan kurang menjadi langkah strategis dalam memperkuat upaya pencegahan stunting di Kabupaten Maluku Tenggara. Kegiatan tersebut tidak hanya memberikan pengetahuan kepada peserta, tetapi juga mendorong pemanfaatan sumber pangan yang tersedia di lingkungan sekitar untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga, Jumat (19/6/2026).
Ahli Gizi Puskesmas Wab, Sari Wahyuni, saat ditemui tim RRI mengatakan, kegiatan tersebut sangat bermanfaat karena sejalan dengan berbagai program pemerintah yang saat ini fokus pada peningkatan kualitas gizi masyarakat. Kehadiran program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan PMT menjadi peluang untuk membangun fondasi kesehatan anak sejak dini.
“Kegiatan ini luar biasa karena menunjang langkah-langkah kita ke depan dalam memenuhi kebutuhan gizi anak-anak dan generasi yang akan datang,” ujarnya.
Menurut Sari intervensi gizi harus dilakukan sedini mungkin, terutama kepada ibu hamil KEK dan balita yang mengalami masalah pertumbuhan. Dengan pemenuhan gizi yang tepat sejak masa kehamilan hingga usia balita, risiko stunting dapat ditekan dan kualitas kesehatan anak dapat ditingkatkan.
Salah satu kekuatan dari program PMT adalah penggunaan bahan pangan lokal yang mudah diperoleh masyarakat. Berbagai sumber protein dan nutrisi seperti ikan, jantung pisang, sayuran, serta hasil kebun dapat diolah menjadi makanan bergizi tanpa harus bergantung pada bahan pangan dari luar daerah.
Selain peningkatan pengetahuan masyarakat, Sari berharap kegiatan serupa terus dilakukan untuk memperkuat kapasitas kader posyandu yang menjadi ujung tombak pelayanan gizi di desa. Ia menilai kader perlu mendapatkan pembinaan secara berkelanjutan agar mampu mendampingi keluarga dalam menerapkan pola makan sehat dan mencegah stunting.
“Kita harus tingkatkan terus kemampuan kader karena mereka yang langsung berhadapan dengan masyarakat dan menjadi penggerak perubahan di lapangan,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....