Fraksi PAN Dorong Optimalisasi PAD dan Program Prioritas APBD Malra 2025

  • 27 Jun 2026 22:17 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Langgur – Upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan memperkuat program yang berdampak langsung bagi masyarakat menjadi sorotan utama Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Maluku Tenggara dalam pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025. Fraksi menilai capaian pengelolaan keuangan daerah harus diikuti dengan peningkatan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat, Sabtu (27/6/2026).

Pandangan tersebut disampaikan Juru Bicara Fraksi PAN, Fredy Gandus Kanubun, dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Maluku Tenggara yang membahas pandangan umum fraksi terhadap Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025. Dalam forum tersebut, Fraksi PAN menyatakan menerima rancangan peraturan daerah untuk dilanjutkan ke tahap pembahasan bersama pemerintah daerah sesuai ketentuan yang berlaku.

Fraksi PAN memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara yang kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan daerah. Menurut Fredy, capaian tersebut menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan daerah.

“Fraksi PAN memberi apresiasi atas capaian pemerintah daerah yang kembali memperoleh opini WTP,” ujarnya.

Meski demikian, Fraksi PAN mengingatkan pertanggungjawaban APBD tidak hanya diukur dari aspek administrasi dan laporan keuangan semata. Evaluasi terhadap APBD juga harus mencerminkan keberhasilan pembangunan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Pertanggungjawaban APBD merupakan instrumen penting dalam mengevaluasi kinerja pembangunan daerah, namun capaian tersebut harus diikuti dengan peningkatan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat,” kata Fredy.

Dalam pandangan umumnya, Fraksi PAN meminta pemerintah daerah lebih serius mengoptimalkan sumber-sumber PAD melalui pengembangan sektor unggulan daerah, terutama perikanan dan pariwisata. Kedua sektor tersebut memiliki potensi besar untuk meningkatkan kapasitas fiskal daerah sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

Selain itu, Fraksi PAN menyoroti pentingnya efektivitas penyerapan anggaran agar lebih tepat sasaran dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Fraksi juga mendorong peningkatan belanja modal dan pembangunan infrastruktur dasar sebagai langkah strategis untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.

“Penyerapan anggaran harus lebih efektif dan tepat sasaran, terutama pada program yang berdampak langsung kepada masyarakat,” ucap Fredy.

Perhatian lain yang disampaikan Fraksi PAN adalah perlunya penguatan program pengentasan kemiskinan, percepatan penanganan stunting, peningkatan kualitas pendidikan, serta pelayanan kesejahteraan sosial. Menurut fraksi, program-program tersebut harus tetap menjadi prioritas utama dalam perencanaan dan penganggaran daerah agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat Maluku Tenggara.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....