Wamen Ossy: ATR/BPN Harus Jadi Solusi Pembangunan di Kalimantan Timur
- 29 Jun 2026 12:12 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Langgur – Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Ossy Dermawan, menegaskan pentingnya peran jajaran Kantor Wilayah BPN Provinsi Kalimantan Timur dalam mendukung pembangunan dan investasi melalui pelayanan pertanahan dan penataan ruang.
Menurutnya, Kalimantan Timur memiliki posisi strategis setelah ditetapkan sebagai lokasi Ibu Kota Nusantara (IKN), sehingga menjadi pusat perhatian pemerintah, investor, masyarakat, hingga dunia internasional.
"ATR/BPN harus terus menjadi solusi atas pembangunan di Kalimantan Timur. Tentunya tidak mudah di tengah berbagai regulasi, namun kita harus mengedepankan kepercayaan masyarakat dengan memberikan pelayanan yang cepat, mudah, dan pasti," ujar Wamen Ossy saat memberikan arahan kepada jajaran Kanwil BPN Provinsi Kalimantan Timur dan Kantor Pertanahan kabupaten/kota se-Kalimantan Timur di Kantor Pertanahan Kota Samarinda, Jumat (12/6/2026).
Wamen Ossy mengatakan, Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, dalam berbagai kesempatan selalu menekankan bahwa sekitar 80 persen tugas dan fungsi Kementerian ATR/BPN berfokus pada pelayanan publik. Karena itu, kualitas pelayanan harus terus ditingkatkan melalui kemudahan, kecepatan, dan kepastian layanan kepada masyarakat.
"Saya meminta seluruh jajaran meningkatkan kualitas pelayanan publik. Lakukan inovasi yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing daerah untuk memberikan informasi kepada masyarakat. Kita cari area-area yang masih bisa diperbaiki dari sisi pelayanan," katanya.
Didampingi Kepala Kanwil BPN Provinsi Kalimantan Timur, Shamy Ardian, dan Kepala Kantor Pertanahan Kota Samarinda, Ceto Subagiyo, Wamen Ossy juga meninjau loket pelayanan untuk memastikan proses pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik.
Dalam kesempatan tersebut, ia berdialog langsung dengan para pemohon dan meminta masyarakat tidak ragu datang langsung ke kantor pertanahan apabila menghadapi persoalan pertanahan.
"Mohon dukungannya terus untuk kami. Kalau ada permasalahan pertanahan, tidak usah lewat orang lain, langsung saja datang ke kantornya supaya lebih mudah dimengerti daripada melalui pihak lain," ujarnya.
Pada kegiatan tersebut, Wamen Ossy juga menyerahkan 15 sertipikat tanah kepada masyarakat. Sertipikat yang diserahkan terdiri atas sertipikat hasil Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dan sertipikat tanah wakaf.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....