BPBD Malra Bentuk DESTANA di Ohoiel, Perkuat Kesiapsiagaan Warga Hadapi Bencana

  • 07 Agt 2026 15:41 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID, Langgur – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Maluku Tenggara membentuk Desa Tangguh Bencana (DESTANA) di Ohoi Ohoiel, Kecamatan Kei Besar, sebagai upaya memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi berbagai ancaman bencana.

Sekretaris BPBD Maluku Tenggara, Anakletus Maturbongs, mengatakan Ohoi Ohoiel merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi ancaman bencana seperti gempa bumi, tsunami, cuaca ekstrem, dan banjir. Kondisi tersebut menuntut adanya peningkatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi situasi darurat.

"Untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara melalui BPBD melaksanakan pembentukan Desa Tangguh Bencana di Ohoi Ohoiel," kata Anakletus saat kegiatan pembentukan DESTANA, Kamis (6/8/2026).

Menurut Anakletus, masyarakat perlu dibekali kemampuan untuk mengenali potensi ancaman, mengurangi risiko bencana, serta mengambil langkah yang tepat saat keadaan darurat terjadi. Upaya tersebut menjadi bagian penting dalam pengurangan risiko bencana berbasis masyarakat.

Anakletus menjelaskan, pelaksanaan kegiatan ini mengacu pada Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, Peraturan Kepala BNPB Nomor 1 Tahun 2012 tentang Desa dan Kelurahan Tangguh Bencana, serta program kerja BPBD Kabupaten Maluku Tenggara Tahun 2026.

Pembentukan DESTANA bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai kebencanaan, memperkuat kapasitas warga dalam menghadapi ancaman bencana, membentuk kelembagaan desa tangguh bencana, serta menumbuhkan budaya sadar bencana di lingkungan masyarakat.

"Harapannya masyarakat memiliki kemampuan untuk bertindak secara mandiri dan tangguh ketika menghadapi keadaan darurat maupun pascabencana," ujarnya.

Kegiatan tersebut diikuti 30 peserta yang terdiri dari tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, kelompok perempuan, kelompok petani, kelompok nelayan, serta unsur masyarakat lainnya di Ohoi Ohoiel.

Selama pelatihan, peserta menerima sejumlah materi antara lain konsep Desa Tangguh Bencana, pengurangan dan pengendalian risiko bencana di tingkat desa, pengurangan risiko bencana berbasis masyarakat, penyusunan struktur forum DESTANA, hingga penyusunan rencana aksi dan tindak lanjut desa tangguh bencana.

Melalui program ini, BPBD Maluku Tenggara berharap Ohoi Ohoiel dapat menjadi desa yang lebih siap menghadapi berbagai ancaman bencana sekaligus menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam membangun ketangguhan masyarakat dari tingkat desa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....