Bupati Malra: Mitigasi Bencana Harus Dimulai dari Desa
- 07 Agt 2026 15:44 WIB
- Tual
RRI.CO.ID, Langgur - Upaya pengurangan risiko bencana harus dimulai dari tingkat desa karena masyarakat merupakan pihak yang pertama merasakan dampak ketika bencana terjadi. Karena itu, pemerintah daerah mendorong setiap desa memiliki kemampuan untuk mengenali ancaman dan menyiapkan langkah mitigasi secara mandiri.
Hal tersebut disampaikan Bupati Maluku Tenggara, Muhammad Thaher Hanubun, saat membuka kegiatan pembentukan Desa Tangguh Bencana (Destana) di Ohoi Ohoiel, Kecamatan Kei Besar, Kamis (6/8/2026).
Paradigma penanggulangan bencana saat ini tidak lagi berfokus pada penanganan setelah bencana terjadi. Pendekatan yang dikedepankan adalah pencegahan, mitigasi, dan kesiapsiagaan masyarakat.
"Kita tidak dapat mencegah bencana alam terjadi, tetapi kita dapat mengurangi risikonya apabila masyarakat memiliki pengetahuan, keterampilan, kesiapsiagaan, dan kemampuan untuk bertindak secara cepat dan tepat," katanya.
Kabupaten Maluku Tenggara merupakan daerah kepulauan yang memiliki potensi bencana cukup beragam. Ancaman gempa bumi, cuaca ekstrem, gelombang tinggi, banjir, dan berbagai risiko lainnya membutuhkan kesiapan masyarakat hingga tingkat desa.
Program Desa Tangguh Bencana menjadi salah satu strategi untuk memperkuat kapasitas masyarakat. Melalui program tersebut, desa didorong mampu mengenali ancaman, memahami kerentanan, memanfaatkan sumber daya yang dimiliki, serta menyusun langkah-langkah penanggulangan secara mandiri.
Bupati Thaher menegaskan, pembentukan Destana tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial. Seluruh hasil pelatihan dan pendampingan harus diterapkan dalam kehidupan masyarakat agar manfaatnya benar-benar dirasakan ketika terjadi keadaan darurat.
Ia juga meminta pemerintah ohoi memasukkan program pengurangan risiko bencana ke dalam dokumen perencanaan pembangunan desa. Langkah itu bertujuan agar pembangunan tidak hanya berorientasi pada penyediaan infrastruktur, tetapi juga membangun masyarakat yang aman dan tangguh.
"Dengan demikian, pembangunan desa tidak hanya menghasilkan infrastruktur, tetapi juga membangun masyarakat yang aman, tangguh, dan siap menghadapi berbagai ancaman," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....